SEMARANG –
**Borneonews - Boyolali**, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Boyolali, Puji Astuti, mengungkapkan bahwa kegiatan Lomba Duta Kesehatan Remaja Boyolali 2024 yang melibatkan 44 peserta ini bertujuan untuk memperkuat sistem kesehatan primer. Peserta yang ambil bagian terdiri dari siswa kelas X dan XI tingkat SMA atau sederajat dari seluruh daerah di kabupaten tersebut. Dalam proses seleksi, terpilih 20 siswa yang akhirnya mengikuti acara puncak, yaitu Grand Final Lomba Duta Kesehatan Remaja. Acara ini berlangsung di Pendopo Gede Kabupaten Boyolali pada Rabu, 9 Oktober. Puji Astuti menekankan bahwa kegiatan ini sejalan dengan program pemerintah yang bertujuan untuk memperkuat sistem kesehatan, di mana para kader kesehatan perlu diperkuat demi mencapai hasil yang optimal. Puji juga mencatat bahwa saat ini terdapat berbagai permasalahan yang dihadapi remaja, mulai dari isu gizi hingga tingginya angka kasus kesehatan mental yang disebabkan oleh *bullying*. Oleh karena itu, dia menekankan pentingnya Duta Kesehatan Remaja ini berfungsi sebagai agen kesehatan yang dapat memberikan pendidikan dan informasi yang tepat mengenai kesehatan kepada rekan-rekan sebaya mereka. Lebih lanjut, Puji menyatakan bahwa regenerasi kader kesehatan di masyarakat merupakan suatu tantangan, terutama karena banyak kader yang saat ini berusia lanjut. "Kami berharap, para duta yang terpilih ini dapat menjadi pionir dalam hal kesehatan remaja dan mampu menyebarkan pengetahuan yang benar mengenai kesehatan,” ujarnya. Seluruh peserta yang berkompetisi di Grand Final telah mengikuti proses karantina yang dilakukan di Front One Budget Hotel Boyolali. Selama masa karantina, mereka diberikan pendidikan mengenai isu-isu kesehatan yang dapat mereka sosialisasikan kepada teman-teman sebayanya. Acara ini juga mendapat dukungan dari Wakil Bupati Boyolali, Wahyu Irawan, yang secara resmi membuka kegiatan tersebut. Ia berharap agar Lomba Duta Kesehatan Remaja ini dapat dilaksanakan setiap tahun, sehingga semakin banyak agen kesehatan yang dapat membantu Dinas Kesehatan dalam menyebarluaskan informasi dan edukasi kesehatan, terutama di kalangan remaja. “Dengan adanya Duta Kesehatan Remaja, diharapkan mereka dapat menjadi panutan dan menyebarkan informasi kesehatan yang relevan kepada teman sebaya, guru, serta masyarakat di lingkungan sekolah,” tambahnya. Lomba Duta Kesehatan Remaja Boyolali 2024 berhasil mencetak Naysilla Chelsea Azzahra dari SMA Negeri 1 Teras sebagai juara pertama. Sementara itu, juara kedua diraih oleh Citra Ayu Cahya Pramesthy dan juara ketiga oleh Rania Yasmin Rahmawati, keduanya dari SMA Negeri 1 Boyolali. ANTARA