BORNEONEWS, Palangka Raya - Anggota DPRD Kalteng periode 2024-2029, Siti Nafsiah, mengingatkan masyarakat tetap waspada dan berhati-hati dalam mengikuti investasi online. Hal ini menyusul maraknya investasi dan pinjaman online ilegal yang menjerat banyak korban.
"Jangan mudah percaya jika ada yang menawarkan kemudahan dalam berinvestasi dan menjanjikan keuntungan yang besar," ujar Siti Nafsiah, Kamis, 10 Oktober 2024.
Ia menekankan bahwa investasi yang sesungguhnya memerlukan proses yang cukup panjang untuk mendapatkan keuntungan.
"Tergiur keuntungan besar itu boleh-boleh saja, tapi jika ujung-ujungnya tertipu akhirnya jadi percuma dan merugikan diri sendiri. Kini, tidak sedikit yang sudah menjadi korban dari investasi abal-abal atau bodong," bebernya.
Siti mengimbau agar masyarakat menelusuri dan mengetahui terlebih dahulu legalitas perusahaan atau tempat berinvestasi sebelum mengeluarkan modal. Ia mengingatkan bahwa saat ini banyak investasi yang ditawarkan secara langsung maupun melalui aplikasi.
Masyarakat harus mempelajari terlebih dahulu kriteria dan keuntungan yang didapat sebelum mengeluarkan modal besar mengikuti salah satu investasi yang ditawarkan.
"Besar harapan kami, masyarakat tidak mudah tergiur dengan hal-hal seperti itu,” pungkas Siti Nafsiah. (PATHUR/R)









