BANTEN –
**Borneonews - Tangerang**, Pemerintah Kota Tangerang, yang terletak di Provinsi Banten, telah memulai tahap realisasi pembangunan griya harmoni warga (GHW) di lokasi pemukiman. GHW ini dirancang sebagai fasilitas multifungsi yang akan mendukung berbagai kegiatan masyarakat, seperti pendidikan, olahraga, komunitas, seni, budaya, dan kesehatan. Pada pernyataan yang disampaikan oleh Penjabat Wali Kota Tangerang, Nurdin, pada hari Kamis, dinyatakan bahwa di tahun 2024, rencananya akan dibangun sebanyak 15 griya harmoni warga. Salah satu lokasi pembangunan telah dimulai di RW 11 Kelurahan Periuk. Proyek ini akan diintegrasikan dengan posyandu utama sebagai bagian dari implementasi program Integrasi Layanan Primer (ILP) Kesehatan. Nurdin menekankan bahwa pembangunan ini merupakan respons atas *kick off* program ILP yang dilaksanakan pada 8 Mei 2024. Dalam program ini, pusat layanan kesehatan akan difokuskan di puskesmas pembantu (pustu), yang secara kelembagaan dan operasional akan dipindahkan dan disempurnakan menjadi posyandu utama di setiap kelurahan. Lebih lanjut, Nurdin menjelaskan bahwa keberadaan GHW di tengah kawasan pemukiman yang padat adalah upaya untuk menciptakan ruang publik yang bermanfaat bagi masyarakat. Ia menambahkan, pembangunan GHW ini merupakan kegiatan konkret dari pemerintah kota dalam menata dan meredistribusi sarana dan prasarana publik, sehingga dapat memberikan dampak positif yang luas bagi masyarakat. Griya harmoni warga di RW 11 Kelurahan Periuk direncanakan memiliki dimensi 6x10 meter persegi dengan luas total lahan mencapai 250 meter persegi. Fasilitas ini akan terdiri dari dua ruang multifungsi yang dilengkapi dengan toilet, ruang *pantry*, serta area outdoor. Kepala Dinas Perumahan, Permukiman, dan Pertanahan (Diperkimtan) Kota Tangerang, Decky Prambodo, juga menambahkan bahwa griya harmonii ini akan dilengkapi dengan berbagai fasilitas yang dapat dimanfaatkan oleh seluruh lapisan masyarakat secara gratis. Fasilitas tersebut antara lain balai warga, posyandu, lapangan olahraga, *jogging track*, dan *playground*, yang semuanya akan dibangun di pusat pemukiman. Decky menjelaskan lebih jauh bahwa terobosan pembangunan ini diharapkan memberikan manfaat yang signifikan, tidak hanya dalam hal distribusi aset namun juga dalam menciptakan ruang terbuka publik yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat yang hidup di daerah perkotaan seperti Kota Tangerang. ANTARA