BORNEONEWS, Sampit - Susur sungai masih menjadi destinasi wisata favorit bagi masyarakat kota Sampi, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) pada saat akhir pekan maupun ketika hari libur nasional telah tiba.
Wisata yang menyusuri Sungai Mentaya menggunakan kapal kelotok hias ini cukup digemari masyarakat dari kalangan anak-anak hingga dewasa.
Silih berganti kelotok susur sungai tambat dan bertolak meninggalkan pelabuhan Habaring Hurung Sampit mengantarkan masyarakat untuk menikmati keindahan Sungai Mentaya.
Dengan dibandrol harga yang masih cukup terjangkau yakni sebesar Rp. 150 ribu rupiah, sudah bisa menikmati suasana Sungai mentaya bersama sanak saudara maupun kerabat terdekat.
Bahkan warga yang melakukan wisata susur sungai mentaya ini tidak hanya berasal dari Kota Sampit saja. Terdapat warga luar daerah juga tertarik untuk berwisata menggunakan kelotok hias ini dan mengitari aliran sungai mentaya.
Salah satunya Ardison, ia merupakan warga asal Kabupaten Katingan yang sengaja datang ke Kota Sampit untuk berwisata susur sungai mentaya bersama keluarga di akhir pekan.
"Benar, saya datang ke sini untuk mencoba wisata susur sungai ini. Ternyata asik dan menyenangkan apalagi pemandangan sungai mentaya ini sangat bagus," kata Ardison.
Beberala warga juga dapat berfoto diatas kelotok susur sungai mentaya yang telah dihias oleh para motoris kelotok. Sehingga menambah daya tarik untuk berwisata serta wisatawan juga dapat melihat aktifitas masyarakat yang ada di bantaran sungai mentaya.
"Yang lebih bagus itu pemandangan pada sore hari. Kita dapat menikmati senja yang indah di atas sungai mentaya yang besar ini," tambahnya.
--page
Tidak hanya itu, para motoris kelotok juga menyambut dengan hangat apabila ada wisatawan yang datang untuk berwisata susur sungai ini.
Salah satunya bernama Amat, dirinya telah lama menjadi motoris kelotok wisata susur sungai juga sebagai mata pencahariannya sehari-hari. Ia mengungkapkan selama menjadi motoris kelotok ini telah membawa wisatawan dari berbagai daerah.
"Banyak tidak hanya orang Sampit saja orang luar bahkan yang dari luar Kalimantan juga sering berwisata susur sungai di sini. Mereka sangat senang dan terkesan dengan keindahan sungai ini," ujar Amat.
Dengan adanya wisata susur sungai mentaya ini diharapkan menjadi daya tarik masyarakat yang ada luar daerah maupun luar Kalimantan untuk berkunjung ke Kota Sampit. (BUDDI RAHMAT H/R)








