SUKAMARA –

BORNEONEWS, Sukamara - Pemkab Sukamara gelar Focus Group Discussion (FGD) I Penyusunan Grand Design Pembangunan Kependudukan (GDPK) Kabupaten Sukamara, Kamis, 10 Oktober 2024.

Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi Keuangan dan Pembangunan Setda Sukamara, Arif Rahman Hakim mengatakan penduduk merupakan modal dasar bagi pembangunan dan merupakan titik sentral dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan. 

Jumlah penduduk yang besar dengan kualitas rendah apalagi diiringi dengan laju pertumbuhan yang cepat, akan menghambat tercapainya tujuan pembangunan.

“Maka sebaliknya, keberhasilan dalam mengendalikan laju pertumbuhan penduduk serta meningkatkan kualitas penduduk akan mendorong pembangunan di semua aspek dan mempercepat terwujudnya masyarakat yang sejahtera,” ucap Arif Rahman Hakim.

Sehingga permasalahan kependudukan yang ada saat ini maupun kemungkinan permasalahan yang muncul di masa mendatang, perlu menjadi perhatian kita bersama. 

“Oleh karena itu perlu disusun Grand Design Pembangunan Kependudukan yang mempunyai jangka waktu 25 tahun, lebih panjang dari jangka waktu RPJPD,” ujarnya.

Dia berharap melalui FGD dapat dijadikan suatu ajang atau wahana antar pihak yang berkepentingan baik secara langsung atau tidak langsung untuk memberikan masukan dan saran perbaikan sesuai tugas dan fungsinya terhadap penyusunan dokumen terkait kependudukan. 

“Melalui FGD ini kita inginkan terciptanya salah satu dokumen yang dapat dijadikan landasan dan rujukan dalam perencanaan pembangunan yang sistematis dan berkesinambungan demi terciptanya masyarakat Kabupaten Sukamara yang semakin sejahtera di masa-masa yang akan datang,” tukasnya. (NORHASANAH/R)