JAKARTA –
**Borneonews - Vientiane, Laos**, Wakil Presiden Republik Indonesia, Ma'ruf Amin, memberikan penghargaan atas kesamaan sikap antara ASEAN dan Tiongkok dalam mendukung penghentian pendudukan ilegal wilayah Palestina oleh Israel. Pernyataan tersebut disampaikan oleh Amin dalam KTT ASEAN-Tiongkok yang merupakan bagian dari KTT ASEAN ke-45 yang berlangsung di Vientiane, Laos, pada hari Kamis lalu. Amin mengungkapkan, "Saya menghargai kesamaan posisi antara Tiongkok dan ASEAN mengenai resolusi Sidang Umum PBB yang menyerukan agar Israel menghentikan pendudukannya yang ilegal terhadap wilayah Palestina sesuai dengan keputusan Mahkamah Internasional." Melalui pernyataan ini, ia menekankan pentingnya tindakan kolektif untuk menegakkan hukum internasional yang berlaku. Lebih jauh, ia juga memuji upaya Tiongkok dalam memfasilitasi rekonsiliasi internal Palestina melalui Deklarasi Beijing. "Saya berharap Tiongkok akan terus mendukung tercapainya gencatan senjata, akses humaniter yang tidak terhalang, serta realisasi solusi dua negara," imbuhnya. Sebelumnya, pemerintah Tiongkok telah mengajukan inisiatif tiga langkah terkait konflik di Gaza yang berfokus pada upaya gencatan senjata dan bantuan kemanusiaan. Dalam hal ini, pemerintah Tiongkok menekankan pentingnya pemenuhan hak-hak sah rakyat Palestina, sekaligus memperhatikan kekhawatiran keamanan yang dihadapi oleh Israel. Konflik di Jalur Gaza menjadi salah satu pokok pembahasan dalam KTT ASEAN ke-45 di Laos, yang juga mencakup krisis di Myanmar dan isu ketegangan di Laut China Selatan. KTT ASEAN-Tiongkok dihadiri oleh para pemimpin ASEAN dan Perdana Menteri Tiongkok, Li Qiang. Pada tanggal 18 September 2024, Sidang Umum PBB mengadopsi resolusi yang menyerukan Israel untuk mengakhiri pendudukan ilegal wilayah Palestina dalam kurun waktu 12 bulan mendatang. Hal ini menandai langkah signifikan dalam upaya internasional untuk memulihkan keadilan bagi rakyat Palestina dan menciptakan perdamaian yang berkelanjutan di kawasan tersebut. ANTARA