BANTEN –
**Borneonews - Lebak**, Masyarakat yang berpendapatan rendah di Kabupaten Lebak, Banten, kembali menerima bantuan beras sebanyak 10 kilogram dari Badan Pangan Nasional (*Bapanas*). Bantuan ini bertujuan untuk memenuhi ketersediaan pangan di dalam keluarga. Nurhayati, seorang warga berusia 40 tahun yang tinggal di Desa Cempaka Warunggunung, mengungkapkan rasa syukurnya atas program bantuan pangan yang diterima setiap bulan. "Kami merasa bahagia dan senang setiap bulan menerima bantuan pangan itu," ujarnya pada hari Kamis. Penyaluran bantuan tersebut sangat membantu keluarga-keluarga yang tergolong dalam kategori penerima manfaat. Nurhayati menjelaskan bahwa keluarganya, yang terdiri dari suami dan dua anak, dapat bertahan selama dua pekan tanpa harus membeli beras berkat bantuan ini. Oleh karena itu, program yang dilaksanakan oleh *Bapanas* tersebut dirasakan benar-benar meringankan beban ekonomi mereka. Dia menambahkan, "Kami menilai program pangan ini memberikan dampak positif terhadap kesejahteraan keluarga," mengingat suaminya bekerja sebagai pengojek motor. Keberadaan bantuan tersebut juga dirasakan oleh Nurdin, seorang warga berusia 35 tahun yang tinggal di Kelurahan MC Timur Rangkasbitung. Nurdin, yang berprofesi sebagai pedagang es keliling, mengatakan dengan adanya bantuan beras sebanyak 10 kilogram setiap bulan, ia dan keluarganya bisa bertahan tanpa harus membeli beras selama sebulan. "Karena memperoleh program pangan ini, kami tidak perlu membeli beras selama satu bulan," kata Nurdin dengan penuh syukur. Abdul Rohim, Pelaksana Harian Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Lebak, mengungkapkan bahwa total masyarakat berpenghasilan rendah yang terdaftar dalam program keluarga penerima manfaat (*KPM*) adalah sebanyak 171.127 kepala keluarga. Setiap bulannya, mereka mendapatkan alokasi beras sebanyak 10 kilogram dari program pangan tersebut. "Semuanya adalah warga yang berpenghasilan rendah," kata Abdul Rohim. Di sisi lain, Agus selaku Humas Bulog Subdivre Lebak-Pandeglang memastikan bahwa pihaknya menjamin ketersediaan pangan sampai dengan tahun 2024 untuk mendukung program pangan masyarakat. Saat ini, stok beras yang tersedia di Gudang Bulog di wilayah Lebak dan Pandeglang mencapai 4.190 ton. Pendistribusian program pangan berlangsung setiap bulan dan menjangkau desa-desa hingga kelurahan di daerah tersebut. "Penyaluran program pangan dengan kualitas beras yang baik selama ini berjalan lancar," tambah Agus. ANTARA