**Borneonews - Kabupaten Tangerang**, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang, yang terletak di Provinsi Banten, telah menempatkan kerajinan bambu sebagai salah satu produk unggulan dalam industri kreatif daerah ini. Langkah ini diambil sebagai bagian dari strategi untuk meningkatkan perekonomian lokal serta mengoptimalkan kreativitas para perajin yang ada di wilayah tersebut.
Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (Diskum) Kabupaten Tangerang, Anna Ratna Maemunah, menjelaskan bahwa daerah ini dikenal dengan sebutan 1.001 industri. Saat ini, berbagai faktor yang mendukung penerapan industri kreatif, seperti inovasi, produk berkualitas, komunitas, lingkungan, dan *events* kreatif, sudah mulai terlihat di Kabupaten Tangerang. Salah satu sektor industri kreatif yang terkenal dari daerah ini adalah yang berbasis bambu.
Pihak Diskum secara rutin mengikutsertakan hasil karya dari 386 pengrajin bambu dalam pameran-pameran yang diselenggarakan di berbagai kota besar, termasuk Solo dan yang terbaru di Ibu Kota Nusantara (IKN).
Anna menambahkan bahwa terdapat enam kecamatan di Kabupaten Tangerang yang memiliki populasi tanaman bambu yang cukup melimpah. Hal ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan produksi para pengrajin di daerah tersebut.
Kerajinan yang berbahan dasar bambu memiliki banyak variasi. Selain itu, bambu juga dikenal sebagai bahan yang ramah lingkungan. Industri kerajinan bambu memiliki potensi untuk menyerap banyak tenaga kerja, yang pada gilirannya dapat membantu mengurangi angka pengangguran di daerah tersebut.
Sebagai bagian dari program pengembangan ini, Pemkab Tangerang juga telah mempersiapkan lahan budidaya bambu seluas 5.800 meter persegi yang berlokasi di Kecamatan Cisoka.
Diharapkan, dengan upaya yang dilakukan oleh Pemkab Tangerang, pengembangan budidaya bambu akan menciptakan ekonomi kreatif yang mampu menghasilkan produk-produk unggulan yang bermanfaat bagi masyarakat.
Dalam kesempatan yang sama, Murdani, salah satu pengrajin bambu yang berasal dari Kecamatan Sukamulya, menyampaikan rasa terima kasih kepada pemerintah daerah, khususnya Diskum, atas bantuan pembinaan dan dorongan untuk memamerkan produk-produk mereka di luar kawasan.
Alhamdulillah, kami telah berhasil memasarkan hasil olahan bambu, termasuk partisipasi dalam pameran, serta menjual produk kami melalui medium e-commerce di aplikasi Rumah aSikaum, yaitu Q-Lang, tuturnya menutup pernyataan.
ANTARA
Pemkab Tangerang Dorong Kerajinan Bambu Sebagai Produk Unggulan
Bagikan:

BANTEN –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Kemenperin Bidik Industri Animasi Perluas Penyerapan Tenaga Kerja
Wamenekraf Ajak Pelaku Ekraf Daerah Bidik Pasar Lebih Luas
Gempa Magnitudo 7,0 Guncang Ogasawara Jepang
MotoGP Australia 2026 Dibatalkan Menyusul Moto2 dan Moto3
Kabid Humas Polda Kalteng Imbau Waspada Pinjaman Online Ilegal
Atletico Madrid Menang Tipis 1-0 atas Deportivo Coruna
Komentar (0)
Memuat komentar…







