**Borneonews - Jakarta**, Imam Besar Masjid Nabawi, Syekh Ahmad bin Ali Al-Hudzaifi, menekankan pentingnya lembaga pendidikan Islam, khususnya pondok pesantren di Indonesia, yang memiliki kontribusi signifikan terhadap masyarakat.
Syekh Ahmad memberikan pujian kepada lembaga pendidikan seperti Pondok Pesantren Darunnajah yang berfokus pada pengembangan potensi santri. Dia mencatat bahwa di lembaga ini, para santri diajarkan untuk mengintegrasikan pengetahuan agama dengan pendidikan umum. Hal tersebut bertujuan agar mereka dapat memberikan kontribusi positif bagi lingkungan sekitar.
Pimpinan Pondok Pesantren Darunnajah, KH Hadiyanto Arief, menyampaikan kesan positif yang diberikan Syekh Ahmad mengenai pendidikan Islam di Indonesia. Khususnya, Syekh Ahmad mengapresiasi para alumni dari Pondok Pesantren Darunnajah yang kini telah melanjutkan studi mereka di universitas-universitas terkemuka di Arab Saudi, termasuk Universitas Islam Madinah dan Universitas Ummul Quro yang terletak di Mekkah.
Arief juga berharap agar lebih banyak pelajar dari Indonesia, yang berasal dari Pondok Pesantren serta Universitas Darunnajah, memiliki kesempatan untuk melanjutkan pendidikan di institusi bergengsi di Arab Saudi. Ia menyebutkan lokasi-lokasi tersebut seperti Sekolah Tinggi Masjid Agung Mekkah dan Madinah sebagai tempat yang sangat diidamkan.
Lebih lanjut, Syekh Ahmad juga menggarisbawahi pentingnya Mekkah dan Madinah sebagai dua tempat suci yang istimewa. Para ulama, terutama yang belajar di kedua kota tersebut, diharapkan dapat bertanggung jawab dalam menyebarkan ajaran ini kepada umat. Ia menekankan bahwa tugas mereka adalah menjaga kebenaran dan mempersatukan umat, bukan sebaliknya, memecah belah.
Dalam pandangannya, moderasi atau *wasatiah* juga harus dijunjung tinggi. Keseimbangan antara nafsu, roh, kalbu, dan hati sangat penting dalam mencapai tujuan kesempurnaan jiwa. Syekh Ahmad mengingatkan agar umat Islam tetap berpegang pada ajaran Al-Quran dan Sunnah serta menjaga persatuan di antara mereka.
KH Hadiyanto Arief mengungkapkan bahwa kedatangan tamu negara ini diharapkan dapat mengantarkan manfaat dalam berbagai bidang ilmu pengetahuan serta memberikan inspirasi kepada para santri.
Kunjungan Syekh Ahmad bin Ali Al-Hudzaifi sangat besar maknanya dalam memperkuat ikatan spiritual dan intelektual antara Pondok Pesantren Darunnajah dan para ulama dari Arab Saudi.
"Sungguh merupakan suatu kehormatan besar bagi kami untuk menyambut Imam dan Khatib Masjid Nabawi yang hadir di Pesantren Darunnajah dan Universitas Darunnajah Jakarta. Kami berharap semoga Allah Ta'ala memberikan berkah pada kunjungan ini, dan para santri kami menanti momen ini dengan antusias," papar Hadiyanto Arief.
ANTARA
Imam Besar Masjid Nabawi Soroti Peran Pendidikan Islam di RI
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Hari Santri Nasional Momentum Perkuat Komitmen Cetak Generasi Emas
Polda Kalteng Lakukan Penanaman Pohon di Bekas Lokasi Karhutla, Wujudkan Green Policing
Kebakaran di Sungai Andai Banjarmasin, Dua Rumah Terdampak
BPBD Kapuas Sampaikan Duka atas Meninggalnya Warga yang Kerap Bantu Padamkan Karhutla
Seorang Pria Meninggal Dunia Saat Salat Jum'at di Masjid Al Hidayah Banjarmasin
Bayi Laki-Laki Ditemukan di Pelataran Musala di Kotabaru
Komentar (0)
Memuat komentar…







