MATARAM –
**Borneonews - Lombok Tengah**, Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah yang terletak di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) mengharapkan peran aktif para perangkat desa dalam memanfaatkan kemajuan teknologi. Salah satu langkah yang diinginkan adalah mempromosikan potensi desa masing-masing melalui platform media sosial. Sekretaris Daerah Kabupaten Lombok Tengah, Lalu Firman Wijaya, menyampaikan pentingnya penggunaan teknologi dalam menyampaikan informasi mengenai potensi dan program pembangunan yang ada di desa-desa. Pernyataan tersebut disampaikan saat ia membuka acara pelatihan bagi perangkat desa yang diselenggarakan oleh Forum Wartawan Lombok Tengah (FWLT) bekerja sama dengan pemerintah daerah, bertempat di gedung PKK Lombok Tengah. Firman Wijaya menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu langkah untuk memperkenalkan potensi yang ada di daerah, sehingga dapat menarik lebih banyak wisatawan untuk berkunjung. Ia menekankan bahwa informasi yang disampaikan secara efektif dapat memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat serta kemajuan desa-desa di wilayah tersebut. Dalam kesempatan tersebut, ia juga mengingatkan bahwa wartawan memiliki tanggung jawab moral yang tinggi, di mana berita yang dilaporkan haruslah akurat dan berdasarkan fakta. Penulisan berita, menurutnya, harus mematuhi sejumlah syarat dan mekanisme yang telah ditetapkan untuk menjadikannya sebagai karya jurnalistik yang berkualitas. Dengan demikian, Lalu Firman Wijaya berharap kepada semua peserta pelatihan agar memanfaatkan kegiatan ini dengan sebaik-baiknya. Ia meminta mereka untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan dalam menyampaikan informasi yang bermanfaat bagi masyarakat. "Manfaatkan kesempatan ini demi kemajuan desa masing-masing," pintanya. Sementara itu, Ketua FWLT Lombok Tengah, Ahmad Said, menyatakan bahwa acara ini merupakan bagian dari agenda tahunan yang disusun untuk mendukung pengembangan desa wisata di Lombok Tengah. Menurutnya, ini merupakan upaya penting dalam mendorong promosi pariwisata di daerah tersebut. Kegiatan pelatihan ini berlangsung selama satu hari dan dihadiri oleh 30 peserta yang merupakan perangkat desa dari berbagai wilayah di Lombok Tengah. Ahmad Said menambahkan harapan agar ke depan para peserta dapat lebih aktif dalam mempromosikan potensi desa mereka melalui media sosial dan berbagai platform informasi lainnya. ANTARA