**Borneonews - Jakarta**, Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Kartika Wirjoatmodjo, yang juga akrab disapa Tiko, menyatakan bahwa BUMN merupakan ekosistem yang terbuka untuk kolaborasi, khususnya dengan sektor swasta. Dalam acara Mitra BUMN Champion 2024 yang berlangsung di Jakarta, Tiko menegaskan komitmen BUMN untuk bekerja sama, berkolaborasi, dan berinvestasi dengan berbagai pihak.
Tiko menjelaskan bahwa ada tiga aspek utama dalam BUMN yang membutuhkan kerjasama, yaitu peningkatan kompetensi dalam teknologi, peluang dalam pengadaan, dan juga pemanfaatan kolaborasi untuk mendukung pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Indonesia. Hal ini menjadi sangat penting mengingat BUMN beroperasi di sektor-sektor vital dan memiliki potensi besar dalam perekonomian nasional.
Pada tahun 2023, BUMN berhasil mencatatkan pendapatan grup sebesar Rp2.900 triliun dan laba mencapai Rp327 triliun. Capaian ini menunjukkan potensi kolaborasi yang dapat dimanfaatkan untuk menjadikan BUMN sebagai motor penggerak pertumbuhan ekonomi di seluruh negeri. Tiko menyoroti bahwa kolaborasi ini sangat krusial dalam membantu UMKM yang merupakan tulang punggung ekonomi, karena BUMN membuka akses pasar yang besar dan inklusif bagi pelaku usaha kecil untuk terlibat dalam rantai pasokan.
Ke depan, kami ingin menciptakan *trickle down effect* untuk UMKM, sehingga mereka juga mendapatkan kesempatan untuk naik kelas, imbuhnya. Dalam upaya ini, BUMN telah memperkenalkan platform PaDi UMKM yang telah beroperasi selama dua tahun. Tiko berharap mitra-mitra ke depan dapat bergabung dalam platform ini sebagai partner yang terkurasi dan dapat diandalkan.
Dengan demikian, proses pengadaan dapat dilakukan dengan lebih cepat, efektif, efisien, profesional, dan transparan di lingkungan BUMN, tuturnya.
Sebagai langkah memperkuat sinergi antara BUMN dan mitra bisnis, Kementerian BUMN memberikan apresiasi kepada 54 perusahaan yang telah berperan penting dalam mendukung kinerja BUMN sepanjang tahun 2024 melalui program Mitra BUMN Champion 2024. Program ini menekankan signifikansi dari kolaborasi yang sehat dan berkelanjutan dalam menciptakan ekosistem usaha yang lebih kuat dan tanggap terhadap tantangan, baik di tingkat nasional maupun global.
ANTARA
BUMN Terbuka untuk Kolaborasi, Dukung Pertumbuhan UMKM Indonesia
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
BI Kalteng Ingatkan Bahaya Jual Beli Rekening dan QRIS
Kebobolan pada Menit Akhir, Persela Ditahan Imbang De Red FC 2-2
Erick Thohir Berikan Surat Dukungan kepada Presiden FIFA
Gol Pablo Comitre Gagalkan Kemenangan Bali United di Markas Persita
Amri/Nita Petik Pelajaran Berharga Setelah Terhenti di French Open
Pelatih Minta Persebaya Bermain Agresif saat Hadapi Madura United
Komentar (0)
Memuat komentar…







