SEMARANG –
**Borneonews - Solo**, Siswi dari SMAN 1 Batang, Chaniifatul Mukarromah, berhasil meraih medali emas pertamanya dalam cabang olahraga *Boccia* pada Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) XVII yang diselenggarakan di Solo, Jawa Tengah. Dalam pertandingan final, ia menunjukkan performa yang sangat mengesankan dengan mengalahkan atlet dari Daerah Istimewa Yogyakarta, Tumini, dengan skor dominan 11-0. Setelah meraih kemenangan inspirasional tersebut, Chaniifatul dengan penuh semangat menyatakan, "Ini adalah medali emas pertama saya di ajang Peparnas. Saya beruntung bisa langsung mendapatkan emas pada partisipasi pertama saya." Pernyataan tersebut disampaikan setelah ia menuntaskan pertandingan pada hari Kamis. Atlet yang saat ini berusia 16 tahun ini berkompetisi dalam kategori BC5 individu putri. Menyusul kesuksesannya, ia mengungkapkan harapan untuk terus berprestasi. "Besok saya masih akan bertanding di fase grup BC5. Saya berharap bisa meraih emas lagi," ujar Chaniifatul. Chaniifatul juga menjaga optimisme untuk bisa bergabung dengan Pelatnas, dengan tujuan meningkatkan prestasinya untuk ajang yang lebih bergengsi. Mengenai persiapannya untuk Peparnas, ia menyampaikan bahwa ia sudah bergabung dalam latihan bersama kontingen Jawa Tengah sejak beberapa waktu lalu. Chaniifatul mulai menekuni olahraga *Boccia* sejak tahun 2023. "Pelatih mengajarkan saya dari awal, dan sejak saat itu saya jatuh cinta pada olahraga ini. Dalam latihan tingkat provinsi, kami rutin berlatih enam kali dalam seminggu, dengan dua sesi latihan setiap hari, pagi dan sore. Hari Minggu kami gunakan untuk *recovery*," tutur Chaniifatul. Pelatih *Boccia* Jawa Tengah, Lucky Rois, menyampaikan bahwa kontingen yang dia bawa beranggotakan 18 atlet. "Kami menargetkan untuk meraih empat medali emas dalam ajang ini. Semoga harapan tersebut dapat terwujud, bahkan lebih dari target yang telah ditetapkan," terangnya. Lucky Rois juga menambahkan, para atlet telah mempersiapkan diri melalui latihan terarah selama setahun terakhir menjelang Peparnas. "Alhamdulillah, Jawa Tengah selalu memberikan dukungan. Kami telah memiliki *training center* selama kurang lebih satu tahun, dan kini kami mulai melihat hasil yang sesuai dengan target," ucapnya. Hingga kini, kontingen *Boccia* Jawa Tengah telah berhasil mengumpulkan tiga medali emas, yang diraih dari kategori BC5 individu putri, BC5 putri, serta kategori BC3 putri. ANTARA