MANOKWARI –
**Borneonews - Sorong**, Direktorat Jenderal Bina Pembangunan Daerah dari Kementerian Dalam Negeri menginformasikan bahwa Standar Pelayanan Minimal (SPM) di Provinsi Papua Barat Daya mengalami peningkatan yang signifikan. Pada triwulan kedua 2024, capaian SPM tercatat pada angka 5,87 persen, dan meningkat menjadi 15,31 persen pada triwulan ketiga yang berakhir pada 8 Oktober 2024. Zamzani B. Tjenreng, Pejabat Sementara Sekretaris Ditjen Bina Pembangunan Daerah, menjelaskan bahwa SPM merupakan ketentuan mengenai jenis dan mutu pelayanan dasar yang wajib diperoleh setiap warga negara. Upaya untuk meningkatkan layanan dasar ini penting bagi pemenuhan hak-hak masyarakat. Meskipun ada peningkatan yang positif, Zamzani mencatat bahwa angka capaian SPM ini masih tergolong rendah dibandingkan dengan daerah lainnya di seluruh Indonesia. Hal ini menunjukkan perlunya upaya lebih lanjut untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik di Papua Barat Daya. Sebagai langkah nyata, Ditjen Bina Pembangunan Daerah melakukan monitoring dan evaluasi mengenai penerapan SPM di Papua Barat Daya pada 8 Oktober 2024. Melalui evaluasi ini, diharapkan dapat memberikan dukungan dan pendampingan kepada pemerintah daerah agar lebih proaktif dalam meningkatkan standar layanan kepada masyarakat. Zamzani menekankan pentingnya optimalisasi peran tim penerapan SPM daerah. Tugas utama dari tim ini adalah mengkoordinasikan rencana aksi penerapan SPM. Gagasan ini dicetuskan dalam bentuk peraturan yang dikeluarkan oleh kepala daerah, dengan dukungan dari biro atau bagian tata pemerintahan setempat. Selain itu, tim juga bertanggung jawab untuk melakukan koordinasi dengan perangkat daerah yang terlibat, termasuk dalam hal pendataan, pemutakhiran, dan sinkronisasi data mengenai kondisi penerapan SPM secara berkala. Hal ini penting untuk memastikan bahwa informasi yang tersedia akurat dan terkini. Zamzani berharap Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya dapat segera mengambil langkah-langkah konkret untuk memperkuat tim kerja dalam penerapan SPM. Dengan demikian, diharapkan angka capaian SPM di wilayah ini dapat meningkat secara berkelanjutan, memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat setempat. ANTARA