**Borneonews - Jakarta**, Pada tanggal 10 Oktober, Sheikh Ahmad bin Ali Al-Hudzaifi, sebagai Grand Imam Masjid Nabawi, menekankan pentingnya peran lembaga pendidikan Islam di Indonesia, khususnya pesantren, dalam kehidupan masyarakat.
Dalam pernyataannya, Ketua Pesantren Darunnajah, KH Hadiyanto Arief, menyampaikan bahwa Sheikh Ahmad menyoroti kontribusi yang signifikan dari lembaga pendidikan seperti Darunnajah dalam mengembangkan potensi siswa. Para siswa diajarkan untuk menyeimbangkan antara pengetahuan agama dan pengetahuan umum, sehingga mereka dapat berkontribusi secara positif terhadap masyarakat.
KH Hadiyanto Arief juga menegaskan bahwa Grand Imam memberikan pandangan positif mengenai pendidikan Islam di Indonesia, termasuk para alumnus Pesantren Darunnajah. Beberapa di antara mereka telah melanjutkan studi di Universitas Islam Medina dan Universitas Ummul Quro di Mekkah.
"Sheikh Ahmad berharap lebih banyak siswa Indonesia, khususnya dari Pesantren Darunnajah, yang dapat melanjutkan pendidikan mereka di universitas-universitas bergengsi di Arab Saudi," katanya.
Sheikh Ahmad juga memberikan penekanan khusus pada Mekkah dan Medina sebagai dua tempat suci yang istimewa. Ia menjelaskan bahwa para ulama, terutama mereka yang belajar di dua kota ini, mempunyai tanggung jawab untuk memperjuangkan kebenaran dan menyatukan masyarakat, bukan malah memecah belah.
Lebih lanjut, KH Hadiyanto Arief menyoroti bahwa Sheikh Ahmad menekankan konsep *wasatiah*, yaitu moderasi, sebagai kunci untuk mencapai kesempurnaan. Hal ini mencakup keseimbangan antara nafsu, semangat, dan hati manusia.
"Dalam pernyataannya, ia juga mengingatkan pentingnya berpegang teguh pada Al-Qur'an dan Sunnah serta menjaga persatuan di antara umat Islam," tambahnya.
Sementara itu, Arief menegaskan bahwa kehadiran Sheikh Ahmad di Darunnajah memberikan manfaat luas dalam bidang pengetahuan dan menjadi sumber inspirasi bagi para siswa. Kunjungan ini juga berkontribusi secara signifikan dalam memperkuat ikatan spiritual dan intelektual antara Pesantren Darunnajah dan para ulama dari Arab Saudi.
Sheikh Ahmad melakukan kunjungan ke Indonesia pada tanggal 8 hingga 11 Oktober untuk menjalankan berbagai kegiatan, termasuk mempromosikan nilai-nilai Islam yang toleran dan moderat. Selama kunjungannya, ia direncanakan akan bertemu dengan Presiden Joko Widodo serta Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, dan juga akan memimpin shalat serta menyampaikan khutbah Jumat di Masjid Istiqlal, Jakarta, yang merupakan masjid terbesar di Asia Tenggara.
ANTARA
Peran Penting Pendidikan Islam di Indonesia Menurut Grand Imam Nabawi
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Distribusi Masih Jadi Hambatan, Industri Komik Indonesia Dinilai Punya Potensi Besar
Iran Ancam Gunakan Taktik Baru jika AS Kembali Lancarkan Serangan
OJK Kalteng Tekankan Manfaat Nyata Inklusi Keuangan bagi Kesejahteraan Masyarakat
Dokter Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan terhadap Anak Kandung Berusia 4 Tahun
Dampak Karhutla bagi Kesehatan Bukan Hanya Gangguan Pernapasan
Karhutla Ancam Habitat Orangutan di Kalteng, Patroli dan Evakuasi Satwa Diperkuat
Komentar (0)
Memuat komentar…







