**Borneonews - Sentani**, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Jayapura mengumumkan bahwa pencetakan surat suara untuk pemilihan kepala daerah (Pilkada) tahun 2024 dijadwalkan berlangsung pada tanggal 16 Oktober 2024. Hal ini disampaikan oleh Ketua KPU, Efra J. Tunya, dalam sebuah konferensi pers yang diadakan Rabu lalu di Sentani.
Efra menjelaskan bahwa PT Gramedia, sebuah perusahaan yang berlokasi di Cikarang, Bekasi, ditunjuk sebagai penyedia layanan pencetakan surat suara tersebut. Ia menegaskan pentingnya proses pencetakan ini sebagai langkah awal yang krusial untuk menyukseskan Pilkada mendatang.
Dalam surat suara Pilkada yang akan dicetak, terdapat lima pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Jayapura. Pasangan-pasangan tersebut adalah Paslon Nomor 01 Ted Yones Mokay-Haji Supardi, Paslon Nomor 02 Yunus Wonda-Haris R. Yocku, Paslon Nomor 03 Jan Jaap Ormuserai-Asrin Rante Tasak, Paslon Nomor 04 Yohannis Manangsang Wally-Daniel Mebri, dan Paslon Nomor 05 Alpius Toam-Giri Wijayantoro.
Setelah proses pencetakan dilakukan, surat suara ini direncanakan akan didistribusikan dari Jakarta menuju Jayapura pada tanggal 21 Oktober 2024. Efra mengestimasikan bahwa surat suara tersebut akan tiba di Jayapura pada tanggal 28 Oktober 2024. Setelah diterima, KPU Jayapura akan melakukan proses sortir dan pelipatan surat suara sebelum mengemasnya ke dalam kotak suara.
Efra menekankan pentingnya agar semua tahapan logistik Pilkada dapat berjalan dengan lancar, merujuk pada kebutuhan untuk memastikan bahwa semua persiapan dilakukan sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan. Saat ini, ia menginformasikan bahwa logistik yang tersedia di gudang KPU Kabupaten Jayapura masih terbatas hanya pada bilik suara, sementara surat suara sedang dalam proses.
ANTARA
Surat Suara Pilkada Jayapura Dicetak pada 16 Oktober 2024
Bagikan:

JAYAPURA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Iran Ancam Gunakan Taktik Baru jika AS Kembali Lancarkan Serangan
OJK Kalteng Tekankan Manfaat Nyata Inklusi Keuangan bagi Kesejahteraan Masyarakat
Dokter Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan terhadap Anak Kandung Berusia 4 Tahun
Dampak Karhutla bagi Kesehatan Bukan Hanya Gangguan Pernapasan
Karhutla Ancam Habitat Orangutan di Kalteng, Patroli dan Evakuasi Satwa Diperkuat
Hadapi Isenmulang FC, PSIM Fokus Pulihkan Fisik dan Benahi Pertahanan
Komentar (0)
Memuat komentar…







