PONTIANAK –
**Borneonews - Pontianak**, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan menjalin kerja sama yang lebih erat dengan Bank Kalbar, dengan tujuan utama untuk meningkatkan kesejahteraan para pekerja di wilayah Kalimantan Barat. Pertemuan yang menjadi wadah diskusi mengenai kerja sama ini dihadiri oleh Deputi Bidang Pendapatan Tetap dan Pasar Modal BPJS Ketenagakerjaan RI, Rini Suryani, bersama dengan Penjabat Gubernur Kalimantan Barat, dr. Harisson, M.Kes, di Pontianak pada hari Kamis. Dalam pertemuan itu, Rini menjelaskan bahwa salah satu bentuk konkret kerja sama ini adalah penempatan deposito dari BPJS Ketenagakerjaan di Bank Kalbar. Proses penempatan ini telah berlangsung selama satu tahun dan diharapkan dapat mendorong berbagai program yang ditujukan untuk kesejahteraan pekerja di provinsi tersebut. Lebih lanjut, Rini mengungkapkan bahwa kolaborasi ini juga berfokus pada upaya mendukung program kepemilikan rumah bagi pekerja terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan. Program tersebut khusus diharapkan dapat diakses oleh para pekerja formal yang tergabung sebagai peserta jaminan hari tua, terutama bagi mereka yang belum memiliki tempat tinggal sendiri. Dengan adanya program ini, para pekerja diharapkan dapat mengajukan permohonan kepemilikan rumah dengan skema yang lebih terjangkau. Penjabat Gubernur Kalbar, Harisson, menyatakan apresiasinya terhadap inisiatif yang diambil oleh BPJS Ketenagakerjaan yang terus melakukan inovasi guna meningkatkan kesejahteraan pekerja di wilayahnya. Dia menegaskan bahwa dukungan dari pemerintah daerah sangat penting untuk memastikan bahwa setiap program yang dijalankan dapat dilaksanakan dengan baik serta tepat sasaran. "Kami memberikan dukungan penuh terhadap program-program BPJS Ketenagakerjaan, yang tidak hanya menyediakan perlindungan, tetapi juga berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan para pekerja di Kalbar. Ini merupakan langkah konstruktif menuju perlindungan sosial yang lebih kokoh," tutur Harisson. Dengan sinergi ini, diharapkan kesejahteraan pekerja di Kalimantan Barat dapat terus meningkat. ANTARA