JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, PT MRT Jakarta (Perseroda) telah mengambil langkah strategis dengan menambah jadwal operasionalnya pada tanggal 12 dan 13 Oktober 2024. Penambahan jadwal ini bertujuan untuk mendukung pelaksanaan *event* lari "wondr Jakarta Running Festival 2024" yang akan berlangsung di Istora Senayan, Jakarta. Sesuai dengan pernyataan Direktur Utama PT MRT Jakarta, Tuhiyat, waktu operasional pada tanggal 12 Oktober 2024 akan dimulai dari pukul 04.00 hingga 24.00 WIB. Selama jam tersebut, kereta akan beroperasi dengan interval waktu yang bervariasi, yaitu setiap 20 menit dari pukul 03.00 hingga 05.00 WIB dan setiap 10 menit mulai pukul 05.00 hingga 24.00 WIB. Untuk hari berikutnya, yaitu 13 Oktober 2024, jadwal operasional MRT akan dimulai lebih awal, yakni pada pukul 03.00 dan tetap berakhir pada pukul 24.00 WIB. Tuhiyat berharap masyarakat memanfaatkan transportasi publik ini untuk menuju lokasi acara atau saat meninggalkan area setelah acara, guna mendukung tujuan keberlanjutan yang diusung melalui konsep *carbon neutral event* atau acara yang netral terhadap karbon. Acara "wondr Jakarta Running Festival 2024" merupakan hasil kolaborasi inovatif antara PT MRT Jakarta dan Kelompok Lari Anak Bangsa (KLAB). Kerjasama ini didorong oleh visi untuk menjadikan Jakarta sebagai pusat gaya hidup urban yang tidak hanya aktif, tetapi juga peduli terhadap isu-isu lingkungan. Sebelumnya, PT MRT Jakarta telah mendapatkan penugasan dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk menyelenggarakan kegiatan Half Marathon. Hal ini bertujuan untuk mendorong penerapan gaya hidup perkotaan yang lebih modern dengan memaksimalkan penggunaan transportasi publik serta melakukan pengembangan tata kota yang berkelanjutan. Di sisi lain, Direktur Utama KLAB, Dickie Widjaja, mengungkapkan harapannya bahwa kolaborasi ini dapat menginspirasi para pelari dan masyarakat luas. Ia ingin acara ini dilihat sebagai kontribusi langsung terhadap semangat keberlanjutan dan perbaikan gaya hidup di Jakarta. Widjaja menekankan bahwa lari bukan hanya sekadar kompetisi untuk meraih kecepatan, melainkan juga bagian dari gaya hidup yang berfokus pada kesehatan fisik sekaligus tanggung jawab sosial. Ia menegaskan, “Kami percaya bahwa tanggung jawab terhadap lingkungan merupakan bagian integral dari gaya hidup modern. Kami berkomitmen untuk mendorong perubahan positif melalui kegiatan ini.” ANTARA