**Borneonews - Samarinda**, Penjabat Gubernur Kalimantan Timur, Akmal Malik, mengajak perusahaan-perusahaan tambang di wilayah ini untuk meningkatkan komitmen mereka dalam tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) terhadap masyarakat di sekitar lokasi operasi mereka.
Dalam kesempatan kunjungan ke PT Kideco Jaya Agung yang berlokasi di Kabupaten Paser, Akmal merasa perlu memberikan penghargaan atas tindakan konkret perusahaan tersebut dalam memanfaatkan lahan bekas tambang untuk kepentingan kesejahteraan masyarakat. Ia menyatakan, Saya mengapresiasi langkah nyata mereka dalam memanfaatkan lahan bekas tambang untuk kepentingan kesejahteraan masyarakat.
Selama peninjauan, Akmal Malik mengidentifikasi sejumlah inisiatif positif yang telah dijalankan PT Kideco, termasuk pelatihan untuk usaha mikro kecil menengah (UMKM), pengembangan sektor pariwisata, serta inisiatif penanaman pohon. Huskar malik juga menekankan pentingnya partisipasi masyarakat dalam pembangunan melalui kegiatan pertambangan, dengan ditandai oleh pertumbuhan pelaku usaha mikro dan pengembangan pariwisata.
Sebagai bagian dari upaya peningkatan kesejahteraan, perusahaan tambang tersebut juga menyerahkan sekitar 8,5 hektare lahan bekas tambang untuk digunakan dalam pengembangan pertanian yang terintegrasi, bekerja sama dengan masyarakat di sekitarnya. Kami mengharapkan lahan ini dapat dikelola oleh masyarakat agar memberikan manfaat yang lebih besar, ujar Akmal.
Dalam kunjungan tersebut, PT Kideco juga menyerahkan 13 ekor sapi yang diharapkan dapat dikelola oleh kelompok masyarakat. Inilah yang kami katakan, bahwa kehadiran pertambangan harus membawa kemakmuran bagi masyarakat, tambahnya.
Akmal Malik menegaskan bahwa persepsi negatif mengenai industri pertambangan yang sering beredar, terutama di platform *media sosial*, tidak berlaku bagi perusahaan-perusahaan di Kalimantan Timur. Ia menggarisbawahi bahwa perusahaan tambang di daerah ini telah mematuhi regulasi dan berkontribusi positif bagi komunitas lokal.
Lebih lanjut, ia berharap agar PT Kideco dapat mengembangkan program hortikultura di area bekas tambang untuk memfasilitasi pertanian jeruk, alpukat, dan durian. Kami telah mulai menanam, dan ke depannya kami berencana untuk terus mengembangkan program ini, harap Akmal.
Kunjungan Akmal Malik ke PT Kideco dihadiri juga oleh 22 perusahaan tambang lainnya. Dia berharap agar perusahaan-perusahaan ini dapat menerapkan serta menyesuaikan program-program yang telah ada di Kideco. Ini adalah forum untuk berbagi pengalaman dan mencapai tujuan bersama bahwa kehadiran industri pertambangan seharusnya mendukung kesejahteraan masyarakat, ungkapnya.
Di samping itu, Akmal Malik juga memantau berbagai program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) yang sudah dijalankan oleh PT Kideco. Perusahaan ini menunjukkan komitmennya dengan melakukan penanaman pohon di area bekas tambang demi penghijauan dan perlindungan lingkungan. Diharapkan, inisiatif-inisiatif PPM yang telah dilaksanakan dapat menjadi model bagi perusahaan tambang lainnya di Kalimantan Timur.
ANTARA
Pj Gubernur Kaltim Ajak Perusahaan Tambang Tingkatkan TJSL
Bagikan:

SAMARINDA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Arema FC Libas Dewa United 4 Gol Tanpa Balas
Veda Ega Alihkan Fokus ke GP Malaysia Usai GP Australia Batal
Shin Tae-yong Tekankan Pembinaan Usia Dini untuk Majukan Sepak Bola
Madura United Bidik 3 Poin saat Hadapi Persebaya
Tentara Yaman Lumpuhkan Lebih dari 300 Petempur Houthi
Veda Pratama Hormati Keputusan Pembatalan Moto3 Australia
Komentar (0)
Memuat komentar…







