JAKARTA –
**Borneonews - Semarang**, Menteri Sosial Saifullah Yusuf, yang akrab disapa Gus Ipul, mengungkapkan keyakinan bahwa program-program kesejahteraan sosial yang dilaksanakan pada era pemerintahan Presiden Joko Widodo akan terus berlanjut dengan baik di bawah kepemimpinan Presiden terpilih, Prabowo Subianto. Ia percaya bahwa bukan hanya kelanjutan, tetapi juga penambahan dan peningkatan program tersebut akan terjadi di masa mendatang. Pernyataan ini disampaikan Gus Ipul dalam sambutannya saat menyerahkan bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) kepada masyarakat yang rentan di Desa Karanganyar, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, pada hari Kamis. "Insya Allah, Pak Prabowo akan meneruskan apa yang sudah dilakukan oleh Pak Jokowi, sekaligus memberikan tambahan yang signifikan dalam program-program tersebut," ujarnya. Gus Ipul menegaskan bahwa harapan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia harus direalisasikan melalui tindakan nyata, termasuk dengan pendekatan *belanja masalah*. Dalam kunjungan kerjanya, ia berupaya mendengarkan keluhan langsung dari masyarakat mengenai kekurangan dalam program-program kesejahteraan sosial yang telah ada. "Temuan yang kami peroleh dari kegiatan *belanja masalah* ini akan menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas program yang ada," ungkapnya. Melalui proses ini, dia menjelaskan, kementerian akan dapat memperbaiki dan berinovasi sesuai dengan nilai-nilai baru yang lebih baik. "Yang sudah baik akan dipertahankan dan yang kurang akan diperbaiki, sehingga program percepatan kesejahteraan sosial dapat berjalan lebih efektif," tambahnya. Dalam kesempatan tersebut, Gus Ipul juga menyerahkan bantuan ATENSI kepada 153 penerima yang merupakan masyarakat rentan di Desa Karanganyar. “Prinsip kami adalah memberikan dukungan dan memberdayakan masyarakat yang benar-benar membutuhkan bantuan dari pemerintah,” katanya. Seremoni penyerahan bantuan ATENSI berlangsung di Balai Desa Karanganyar. Gus Ipul menginformasikan bahwa total bantuan dari Kementerian Sosial di Kabupaten Semarang mencapai Rp105 miliar. Bantuan tersebut terdiri dari berbagai program, seperti Program Keluarga Harapan (PKH) senilai Rp71,3 miliar, sembako Rp22,8 miliar, bantuan permakanan untuk lanjut usia tunggal sebesar Rp6,2 miliar, bantuan untuk disabilitas Rp2,5 miliar, bantuan untuk Yatim Piatu (YAPI) Rp1,8 miliar, dan bantuan kelompok rentan Rp155,5 juta. Selain itu, juga terdapat bantuan ATENSI senilai Rp183,2 juta dan tiga unit traktor tangan senilai Rp60 juta. ANTARA