MEDAN –
**Borneonews - Medan**, Atlet para renang Yecikarani Clarita Situmorang berhasil menyumbangkan medali emas untuk Sumatera Utara dalam ajang Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) 2024. Keberhasilan ini diraih di Kolam Renang Intan Pari, yang terletak di Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, pada hari Kamis. Yecikarani tampil dengan sangat memukau dan mencatatkan waktu tercepat dalam final 100 meter gaya dada S13 putri, dengan catatan waktu 1:47,87 detik. Dalam kompetisi tersebut, atlet dari DKI Jakarta, Firstania Kayla Amir, meraih medali perak dengan waktu 01:51,89 detik, yang menandai perbedaan signifikan dalam performa Yecikarani. Dalam wawancara, Yecikarani mengungkapkan bahwa dia awalnya merasa tertekan dan tidak bisa tidur akibat beban ekspektasi untuk meraih medali emas. Meskipun mengalami ketakutan, dia berhasil mengatasi rasa cemas tersebut dan memenuhi harapan pelatihnya. “Awalnya saya merasa takut. Pelatih bilang saya harus meraih emas, dan saya khawatir tidak ingin mengecewakan beliau. Namun, pada akhirnya saya bisa mengambil emas,” ujarnya. Yecikarani mengkhususkan medali emas yang diraihnya untuk pelatih dan untuk Sumatera Utara. Ia juga menunjukkan komitmen yang kuat untuk merebut medali emas kedua dalam nomor final 50 meter gaya dada putri yang akan berlangsung pada hari Sabtu mendatang di lokasi yang sama. Pelatih para renang Sumatera Utara, Brian Howard, menunjukkan keyakinan bahwa peluang untuk meraih medali emas dalam nomor 50 meter gaya dada putri masih sangat terbuka. Dia mengomentari penampilan Yecikarani dengan bangga, “Dia berenang dengan waktu 1:47:87 detik, mendekati rekor nasional. Saya bersyukur bisa meraih emas, karena yang terpenting adalah mencapai target yang telah ditetapkan, bukan hanya fokus pada rekor,” jelas Brian. Keberhasilan ini menjadi momentum penting tidak hanya bagi Yecikarani, tetapi juga bagi cabang olahraga para renang di Sumatera Utara, yang menunjukkan potensi besar dalam ajang kompetisi tingkat nasional. ANTARA