SURABAYA –
**Borneonews - Kota Mojokerto**, Pemerintah Kota Mojokerto berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Batu, Jawa Timur, untuk menjaga stabilitas dalam pasokan dan harga bahan pangan, terutama dalam hal sayuran dan daging sapi. Kerja sama ini resmi ditandai melalui penandatanganan kesepakatan antara kedua pemerintah daerah yang berlangsung pada kegiatan High Level Meeting Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) yang mengusung tema "Penguatan Kerja Sama Antar Daerah dan Stabilitas Distribusi Bahan Pokok untuk Pengendalian Inflasi" di Kota Batu. Penjabat Wali Kota Mojokerto, Moh Ali Kuncoro, serta Penjabat Wali Kota Batu, Aries Agung Paewai, menyaksikan langsung momen penting tersebut. Dalam pernyataannya, Aries Agung Paewai menekankan pentingnya kolaborasi antar daerah. Ia menjelaskan bahwa ketika Kota Batu menghadapi kesulitan, dampaknya juga dirasakan oleh Kota Mojokerto, begitu pula sebaliknya. "Kerja sama ini bertujuan untuk mengatasi berbagai permasalahan. Saat ini adalah era kolaborasi, tidak ada lagi pemisahan. Kebersamaan ini perlu terus dilakukan," ujarnya di Kota Batu. Kota Mojokerto dan Kota Batu saat ini merupakan pendorong ekonomi utama di Jawa Timur. Dalam rangka menjaga stabilitas daun harga pangan, Pemerintah Kota Mojokerto juga telah menjalin kerjasama serupa dengan Kabupaten Mojokerto, Kabupaten Malang, Kabupaten Jombang, serta Kabupaten Nganjuk. Sinergi ini diharapkan dapat membantu mengurangi inflasi yang berpotensi merugikan masyarakat. Pemerintah Kota Mojokerto menjalin kerja sama dengan Badan Urusan Logistik (Bulog) untuk membentuk Tim Pracangan TPID. Selain kegiatan pasar murah, inisiatif juga meliputi gerakan *cabenisasi*, yang melibatkan kelompok wanita tani (KWT) dan Tim Penggerak PKK. Langkah-langkah ini diambil guna memperkuat pasokan cabai yang kerap menjadi komoditas yang berpengaruh terhadap Indeks Harga Pangan (IPH). Dalam acara tersebut, Ali Kuncoro menerima Tanda Jasa Hakaryo Guno Mamayu Bawono dari Pemkot Batu. Sementara itu, Aries Agung Paewai juga menerima penghargaan Tanda Jasa Hasta Brata Surya Majapahit dengan kategori Emas dari Pemerintah Kota Mojokerto. Hal ini menunjukkan apresiasi atas kerja sama dan kontribusi dalam menjaga ketahanan pangan di wilayah tersebut. ANTARA