**Borneonews - Jakarta**, Calon presiden terpilih dalam Pemilu 2024, Prabowo Subianto, memberikan peringatan tegas kepada partai politik yang tergabung dalam koalisinya. Ia meminta agar para ketua umum dan perwakilan partai tidak memberikan tugas kepada para menteri untuk mencari dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (*APBN*).
Dalam sebuah Rapat Koordinasi Nasional Legislatif Partai Kebangkitan Bangsa yang berlangsung di Jakarta, Prabowo menekankan pentingnya menjaga integritas kabinet yang akan dipimpinnya. "Saya ingin menegaskan kepada semua ketua umum dan perwakilan partai, jangan sekali-sekali menugasi menteri-menteri yang saudara tunjuk untuk mencari uang dari APBN," ujar Prabowo.
Ketua Umum Partai Gerindra ini memahami bahwa di era digital dan perkembangan yang sangat cepat, partai politik seharusnya tidak mencoba mengandalkan penggalian dana dari APBN. Ia mengakui bahwa setiap institusi dan organisasi, termasuk partai politik, membutuhkan dana untuk operasionalnya. Namun, ia menegaskan bahwa pencarian dana tersebut harus dilakukan melalui cara-cara yang sah dan etis.
Prabowo juga berkomitmen bahwa di bawah pemerintahannya, pengelolaan kekayaan negara akan dilakukan secara efektif dan bijaksana. Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa dukungan terhadap institusi-institusi di Indonesia dapat terjamin. "Peluang ekonomi yang kita miliki sangat besar. Kekayaan laut kita juga melimpah. Pantai kita, yang merupakan salah satu terpanjang di dunia, menyediakan potensi untuk budidaya ikan dan berbagai usaha lainnya," tambahnya.
Di sisi lain, Sekretaris Jenderal Partai Gerindra, Ahmad Muzani, mengungkapkan bahwa Prabowo telah mulai memanggil sejumlah kandidat calon menteri untuk pemerintahan mendatang. "Penyusunan orang dan nomenklatur telah dimulai, bahkan beberapa di antara mereka sudah mulai dipanggil untuk berdiskusi," ungkap Muzani saat memberikan pernyataan di kompleks parlemen Senayan, Jakarta. Hal ini menunjukkan langkah awal persiapan kabinet yang akan dilanjutkan setelah pelantikan.
ANTARA
Prabowo Ingatkan Partai, Jangan Tugaskan Menteri Cari Dana dari APBN
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Rumah Bruno Fernandes Dirampok saat MU Kalah 1-4 dari Como 1907
Kemenkes: Tujuh Kabupaten/Kota di Kalteng Masuk Kategori Udara Berbahaya
Truk Kontainer Tabrak Kios di Muara Selan Banjar, Dua Orang Luka
Pemerintah Salurkan Kredit Rp53 Triliun kepada 2,1 Juta Debitur
Realisasi KUR Tembus Rp260 Triliun hingga Oktober 2026
Pertamina Larang Pembelian Pertalite Berulang untuk Dijual Kembali
Komentar (0)
Memuat komentar…







