BOGOR –
**Borneonews - Depok**, Rektor Universitas Indonesia, Ari Kuncoro, menekankan pentingnya peran akademisi dalam penelitian dan kajian yang strategis untuk mendukung pengembangan sektor transportasi. Pernyataan ini disampaikan dalam sambutannya pada seminar yang mengangkat tema "Sistem Transportasi Darat Indonesia Terintegrasi, Cerdas, dan Berkelanjutan." Acara tersebut diadakan oleh Sekolah Kajian Stratejik dan Global di Kampus Universitas Indonesia, pada hari Kamis. Ari Kuncoro menjelaskan bahwa transportasi darat memiliki fungsi yang lebih dari sekadar penghubung antar wilayah. Transportasi ini berfungsi sebagai pondasi untuk memperkuat pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan. Sebagai salah satu lembaga pendidikan tinggi terkemuka di Indonesia, Universitas Indonesia merasa berkewajiban untuk berkontribusi terhadap pembangunan bangsa. "Kami berusaha untuk memberikan rekomendasi yang konstruktif kepada Kementerian Perhubungan. Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa pembangunan sektor transportasi tetap berakar pada prinsip kesejahteraan masyarakat, pelestarian lingkungan, serta peningkatan daya saing Indonesia di tingkat global," jelas Ari Kuncoro. Di sisi lain, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi memberikan apresiasi terhadap evaluasi dan masukan yang diberikan oleh para akademisi. Ia mengungkapkan harapan bahwa input yang diterima akan dapat mendorong kemajuan di sektor transportasi. "Kami sangat menghargai upaya para akademisi yang bersedia memberikan masukan dan pembelajaran bagi kami," tuturnya. Budi Karya menambahkan bahwa kerjasama pentahelix yang melibatkan berbagai elemen—termasuk akademisi, pengusaha, komunitas, pemerintah, dan media—perlu terus dipupuk. Sebab, kolaborasi ini sangat penting untuk menciptakan sektor transportasi yang lebih andal, khususnya di bidang transportasi darat. "Insya Allah, kerjasama ini akan menghasilkan inisiatif strategis yang bermanfaat melalui kebijakan, insentif, dan pengembangan infrastruktur," ungkapnya. ANTARA