BANTEN –
**Borneonews - Serang, Banten**, Pemerintah Provinsi Banten menyambut positif inisiatif kerja sama perdagangan bubuk cokelat dengan empat negara. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Banten, Babar Suharso, menyampaikan bahwa kolaborasi ini diharapkan dapat memberikan dampak yang signifikan bagi pelaku usaha setempat. Dalam acara Trade Expo Indonesia (TEI) Ke-39 yang berlangsung pada tanggal 9 hingga 12 Oktober 2024, Babar menegaskan bahwa terdapat kontrak kerja sama yang telah ditandatangani antara PT Mandala Prima Makmur dari Tangerang dan importir dari Turki, Belanda, Mesir, serta India. Momen ini diharapkan menjadi awal yang baik bagi perkembangan sektor perdagangan di wilayah tersebut. Pada hari pertama pelaksanaan TEI, PT Mandala Prima Makmur berhasil menandatangani kontrak dengan importir dari Turki dan Belanda. Babar menyebutkan, "Besok kita juga akan menandatangani kontrak dengan Mesir dan India." Hal ini menunjukkan antusiasme yang tinggi dari pelaku usaha untuk menjalin kerja sama internasional. Penting untuk dicatat bahwa skema perdagangan dalam TEI 2024 ini tetap mengusung konsep *business to business*, di mana pemerintah berperan sebagai fasilitator. Kontrak dilakukan langsung antara penjual dan pembeli, menjaga hubungan yang lebih profesional dalam transaksi bisnis. Untuk kerja sama perdagangan bubuk cokelat dengan Turki, nilai kontrak yang disepakati mencapai 1 juta dolar AS, yang setara dengan sekitar Rp15,6 miliar berdasarkan kurs Rp15.600 per dolar. Kontrak yang sama juga akan diterapkan untuk Mesir dan India, sedangkan kontrak dengan Belanda mencapai dua kali lipat, yaitu 2 juta dolar AS. "Nilai 1 juta dolar AS ini setara dengan sekitar 30 kontainer. Proses pengiriman akan dilakukan secara bertahap selama satu tahun, dan perjanjian ini akan diperbaharui jika diperlukan," ungkap Babar. Ia menjelaskan bahwa mekanisme ini mirip dengan kesepakatan kerja sama perdagangan kain tenun yang dilakukan tahun lalu, sebanyak 50.000 potong. Sebagai informasi, acara TEI 39 ini dibuka secara resmi oleh Penjabat Gubernur Banten Al Muktabar bersama dengan Presiden RI Joko Widodo. Pameran yang berlangsung di Indonesia Convention Exhibition (ICE), BSD City, Tangerang, menghadirkan tema "Build Strong Connection with The Best of Indonesia" dan dihadiri oleh Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan. Al Muktabar berharap kerja sama ini akan memberikan nilai tambah yang signifikan bagi masyarakat, seperti membuka lapangan pekerjaan dan meningkatkan pendapatan. "Tentu ini akan berdampak positif bagi perekonomian masyarakat," tambahnya. Selain pameran perdagangan, TEI tahun ini juga menampilkan Pameran Pangan Nusa yang mengusung tema adat Badui. Acara ini melibatkan sekitar 73 UKM pangan olahan dari Banten, serta peserta dari provinsi lain seperti Jawa Barat, Lampung, dan Jawa Tengah, sehingga total peserta mencapai 240. Lebih lanjut, di Hall 10 juga terselenggara Jakarta Muslim Fashion Week 2025 yang menampilkan produk-produk fashion muslim dari pelaku usaha di seluruh Indonesia. Event ini menjadi momen penting tidak hanya untuk mempromosikan produk lokal, tetapi juga untuk memperkuat hubungan antara berbagai daerah melalui kolaborasi yang saling menguntungkan. ANTARA