BANDA ACEH –
**Borneonews - Nagan Raya**, Pemerintah Kabupaten Nagan Raya yang terletak di Provinsi Aceh telah menetapkan anggaran sebesar Rp600 juta melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Kabupaten (APBK) Perubahan. Alokasi dana ini ditujukan untuk meningkatkan pasokan obat-obatan di seluruh puskesmas yang tersebar di sepuluh kecamatan dalam wilayah ini. Penjelasan terkait langkah ini disampaikan oleh Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Nagan Raya, NS Salviar Evi. Ia mengungkapkan bahwa penambahan pasokan obat sangat penting untuk menanggulangi kekurangan yang terjadi, terutama karena tidak adanya pengadaan obat pada tahun anggaran 2024. Ia berharap pasokan ini dapat menjawab kebutuhan obat-obatan di puskesmas hingga pertengahan tahun 2025. Obat-obatan yang akan didistribusikan akan mencakup puskesmas-puskesmas yang berada di Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang, Kecamatan Beutong, Kecamatan Seunagan Timur, Kecamatan Seunagan, dan Kecamatan Suka Makmue. Selain itu, distribusi juga akan menjangkau puskesmas di Kecamatan Kuala, Kecamatan Kuala Pesisir, Kecamatan Tadu Raya, Kecamatan Tripa Makmur, serta Kecamatan Darul Makmur. Diharapkan setelah pemenuhan pasokan, obat-obatan yang dibutuhkan masyarakat juga akan disimpan di Gudang Farmasi Dinas Kesehatan Kabupaten Nagan Raya, yang berada di Kompleks Perkantoran Suka Makmue. Salviar Evi menegaskan bahwa kedatangan obat-obatan ini pada pekan depan akan sangat membantu dalam memenuhi kebutuhan di setiap puskesmas di Nagan Raya. Meskipun sempat ada keluhan dari masyarakat mengenai kekosongan stok obat, pihaknya telah mengambil langkah cepat dengan berkoordinasi dengan petugas kesehatan yang bertugas di puskesmas. Pemerintah Kabupaten Nagan Raya menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan layanan kesehatan bagi masyarakat, termasuk dalam penyediaan obat-obatan yang memadai. ANTARA