PALU –
**Borneonews - Palu**, Pemerintah Kota Palu, yang terletak di Sulawesi Tengah, baru-baru ini menerima serah terima Barang Milik Negara (BMN) yang telah dibangun oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (*PUPR*). Penyerahan ini bertujuan agar BMN tersebut dapat dimanfaatkan sesuai dengan peruntukannya. Pjs Wali Kota Palu, Muchsin Pakaya, menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada pemerintah pusat. Ia menilai bantuan yang diberikan sangat signifikan dalam upaya pemulihan Kota Palu setelah mengalami bencana gempa, terutama melalui program rehabilitasi dan rekonstruksi yang dilakukan. Hal ini disampaikan dalam keterangan tertulis yang diterima di Palu. Penyerahan BMN ini tercatat dalam berita acara, di mana sekitar 26 unit BMN diserahkan kepada Pemerintah Kota Palu. Proses penyerahan berlangsung di Jakarta. BMN tersebut mencakup berbagai infrastruktur, termasuk pembangunan drainase primer, drainase lingkungan, sumur artesis, dan kolam retensi untuk infrastruktur permukiman. Sebagian besar BMN ini tersebar di berbagai lokasi di ibu kota Sulawesi Tengah. Beberapa titik tersebut antara lain berada di Jalan Sungai Malonda di Kecamatan Palu Barat, Jalan Zebra IV di Kelurahan Petobo Kecamatan Palu Selatan, kawasan Hunian Tetap (Huntap) Duyu di Kecamatan Tatanga, serta Jalan Veteran di Kecamatan Mantokulore, dan sejumlah lokasi lainnya. Menurut Muchsin, pembangunan infrastruktur yang dilakukan oleh pemerintah pusat sangat membantu pemerintah daerah dalam mempercepat proses pembangunan pascabencana. Hal ini menjadi sangat penting untuk meningkatkan ketahanan dan infrastruktur kota. Kementerian PUPR juga memberikan rilis terkait nilai total BMN yang akan diserahkan sepanjang tahun 2024, yang diperkirakan mencapai Rp19,26 triliun. Rincian dari anggaran tersebut adalah sebesar Rp5,98 triliun untuk kementerian dan lembaga lainnya, serta Rp13,36 triliun untuk pemda, yayasan, dan perguruan tinggi. Mohammad Zainal Fatah, Sekretaris Jenderal Kementerian PUPR, menyatakan bahwa selama sepuluh tahun terakhir, pihaknya telah menyelesaikan penyerahan BMN dengan total nilai mencapai Rp374,65 triliun. Ia menjelaskan bahwa semua proses administrasi terkait penyerahan barang milik negara ini telah berjalan dengan baik dan telah diselesaikan bersama Kementerian Keuangan. ANTARA