JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Wakil Bupati Kepulauan Seribu, Muhammad Fadjar Churniawan, mengajak Posyandu Bougenville yang terletak di Pulau Lancang untuk dapat melaksanakan enam bidang layanan kepada masyarakat setempat. Ia menekankan pentingnya posyandu ini sebagai proyek contoh atau *pilot project* dalam penerapan enam standar pelayanan minimal (SPM). "Posyandu Bougenville di Pulau Lancang kami sambut baik sebagai proyek yang menerapkan enam bidang SPM," ungkap Muhammad Fadjar Churniawan dalam acara peluncuran proyek tersebut di Jakarta pada hari Kamis. Dalam paparannya, ia menjelaskan bahwa keenam bidang standar pelayanan minimal yang dimaksud meliputi pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum dan perumahan rakyat, ketentraman dan ketertiban (trantib), perlindungan masyarakat atau *linmas*, serta bidang sosial. Wakil Bupati juga menegaskan bahwa Posyandu Bougenville baru saja dibuka, sehingga memerlukan pembinaan, bimbingan, edukasi, dan supervisi yang intensif. Hal ini akan memastikan bahwa para kader di posyandu dapat berkembang dengan baik dan memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat dan juga kepada wisatawan yang berkunjung. Lebih lanjut, ia berharap agar para kader posyandu bersama seluruh pihak terkait terus menyediakan pendidikan yang berkualitas, menghindari tindakan *bullying* dan pelanggaran moral yang berhubungan dengan pelecehan seksual. "Sebagai daerah tujuan wisata, kami juga perlu menjaga keamanan dan ketertiban, serta mencegah peredaran minuman keras dan narkoba,” tambahnya. Dalam kesempatan yang sama, Pj Ketua TP PKK Provinsi DKI Jakarta, Mirdiyanti, menjelaskan bahwa tujuan dari peluncuran proyek ini adalah untuk menjadikan posyandu sebagai wadah partisipasi masyarakat. "Posyandu juga disiapkan untuk berfungsi sebagai mitra kelurahan dalam merencanakan, melaksanakan, dan mengawasi pembangunan serta untuk meningkatkan pelayanan di tingkat kelurahan," tuturnya. ANTARA