DENPASAR –
**Borneonews - Badung**, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Udayana menyelenggarakan Uji Publik untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Bali 2024. Acara ini menghadirkan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Bali untuk berdialog dalam format yang menyerupai debat. Ketua BEM Universitas Udayana, I Wayan Tresna Suardiana, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah penting untuk memastikan bahwa institusi pendidikan tinggi turut berkontribusi terhadap pembangunan pemerintahan Provinsi Bali di masa mendatang. Ia menekankan komitmen Universitas Udayana dalam memberikan kontribusi sebagai tenaga ahli dan di posisi strategis lainnya, serta mendorong lulusan universitas untuk terlibat aktif dalam pembangunan daerah. Pada hari pertama Uji Publik, pihak kampus mengundang pasangan calon nomor urut 1, Made Muliawan Arya dan Putu Agus Suradnyana. Keduanya menerima pertanyaan dari tiga panelis serta dua mahasiswa, di mana salah satu pertanyaan yang dilontarkan berfokus pada pembangunan pusat olahraga di Universitas Udayana. Salah satu anggota BEM Universitas Udayana mengungkapkan pandangannya bahwa sebagai lembaga pendidikan terbesar di Bali, universitas ini seharusnya memiliki infrastruktur pusat olahraga yang memadai. Menanggapi permintaan tersebut, Made Muliawan Arya berjanji akan merealisasikan pembangunan pusat olahraga di kampus jika terpilih dalam Pilkada Bali. Ia menambahkan, "Saya mencintai olahraga, dan memiliki komitmen untuk menjadikan pusat olahraga di Unud sebagai program prioritas kami." Arya juga menegaskan bahwa janjinya bukan sekadar omong kosong atau janji politik, melainkan sebuah komitmen yang akan ditepati demi menjamin kenyamanan mahasiswa. Uji Publik Pilkada Bali 2024 ini juga akan menampilkan berbagai pertanyaan seputar isu-isu sosial, politik, hukum, pangan, pertanian, lingkungan hidup, serta kepemudaan dan pendidikan. Setelah sesi ini, Universitas Udayana berencana untuk mengadakan uji publik selanjutnya dengan pasangan calon nomor urut 2, Wayan Koster dan Giri Prasta, yang dijadwalkan untuk berdiskusi dalam format yang sama pada hari Jumat, 11 Oktober 2024. ANTARA