BOGOR –
**Borneonews - Kabupaten Bekasi**, Penjabat Bupati Bekasi, Dedy Supriyadi, baru-baru ini memberikan kuliah mengenai wawasan kebangsaan yang berfokus pada ilmu *hadits*. Kegiatan ini diikuti oleh 40 peserta Pendidikan Kader Ulama (PKU) yang diorganisasi oleh Majelis Ulama Indonesia di daerah setempat. Dalam sesi tersebut, Dedy Supriyadi menggarisbawahi pentingnya penerapan sikap moderat, terutama mengingat karakter masyarakat Kabupaten Bekasi yang religius dan beragam, di mana banyak diisi oleh para pendatang. Ia menyatakan, "Penerapan sikap moderat akan menjaga keseimbangan dan kondusivitas antarumat beragama di Kabupaten Bekasi," saat acara berlangsung di Cikarang pada hari Kamis. Lebih lanjut, Bupati menekankan bahwa sikap moderat merupakan suatu pendekatan yang bijaksana untuk menghadapi beragam perbedaan serta tantangan yang ada. Dengan mengadopsi sikap ini, individu dan kelompok diharapkan dapat menghindari potensi polarisasi serta konflik yang tidak diinginkan. "Moderasi mengajak kita untuk mencari titik temu dan solusi bersama, bukan mempertajam perbedaan," katanya, menekankan pentingnya komunikasi dan pengertian. Dedy Supriyadi juga menyoroti bahwa moderasi menjadi fondasi penting dalam menciptakan kerukunan di tengah keberagaman yang ada. Ia mengamati bahwa moderasi juga merupakan respons terhadap munculnya paham-paham ekstrem yang dapat mengancam harmonisasi dan kedamaian di masyarakat. "Sikap moderat adalah benteng yang kokoh dalam melawan radikalisme dan intoleransi. Sikap ini mendorong kita untuk berpikir kritis dan rasional, serta terbuka terhadap beragam pandangan," tambahnya. Pemerintah Kabupaten Bekasi terus berkomitmen untuk memperkuat sikap moderasi di kalangan masyarakat. Mereka melakukan berbagai upaya, antara lain memperkuat pendidikan, melibatkan tokoh agama, peran pemerintah daerah, mengadakan pembinaan masyarakat, serta mencegah munculnya ideologi radikalis. Di samping itu, Pemkab Bekasi juga aktif membangun hubungan positif dengan tokoh agama melalui dialog, silaturahmi antara ulama dan umara, serta memberikan dukungan terhadap program PKU yang digagas oleh MUI Kabupaten Bekasi. Upaya ini diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang harmonis dan penuh toleransi. ANTARA