SURABAYA –
**Borneonews - Kediri**, Penceramah terkenal, KH Miftah Maulana Habiburrahman, yang akrab disapa Gus Miftah, mengajak masyarakat untuk tetap menjaga tali persaudaraan dan tidak mudah terprovokasi oleh berbagai isu negatif menjelang Pilkada 2024. Menurutnya, penting bagi setiap individu untuk melihat orang lain dari sisi kebaikan, bukan keburukan. Sebaliknya, ketika melakukan refleksi diri, sebaiknya lebih menyoroti kekurangan yang ada. Gus Miftah memberikan contoh dengan menyebutkan bagaimana mantan Presiden Jokowi dan Prabowo Subianto sering dilihat dari sudut pandang kekurangan. Ia mengimbau agar masyarakat lebih fokus kepada amal dan akhlak yang ditunjukkan oleh para pemimpin ini. Dalam pernyataannya, ia juga menjelaskan latar belakang Prabowo, yang baru saja mengalami cedera kaki akibat pengabdiannya dalam Operasi Seroja saat mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) di Timor-Timur. Ia menekankan pentingnya menghargai perbedaan dalam pilihan politik saat Pilkada nanti. Gus Miftah berharap bahwa meskipun ada perbedaan pendapat, masyarakat tetap dapat menjalin kerukunan dan saling menghormati. "Kita harus tetap akur meskipun berbeda pilihan," ujarnya menegaskan. Dalam kesempatan ini, Gus Miftah hadir untuk mengikuti acara pengajian di Kediri, dimana ia diperintahkan dari Jakarta untuk memberikan dukungan kepada pasangan calon Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati, dan Calon Wakil Wali Kota, Gus Qowim, yang meraih dukungan dari Partai Gerindra. Calon Wali Kota Vinanda Prameswati menyatakan kebahagiaannya atas kehadiran dan dukungan yang diberikan Gus Miftah. Ia menegaskan pentingnya menjaga kerukunan dan kedamaian di kota menjelang Pilkada 2024. "Kami sangat bangga dan bersyukur atas kehadiran Gus Miftah di Kediri, serta dukungan langsung dari Pak Prabowo yang disampaikan olehnya. Saya dan Gus Qowim berkomitmen untuk menjalankan amanat ini dengan penuh semangat," tutup Vinanda. ANTARA