**Borneonews - Jakarta**, Presiden terpilih pada Pemilu 2024, Prabowo Subianto, mengungkapkan bahwa kehadiran program makan bergizi gratis yang akan dilaksanakan dalam pemerintahannya memiliki tujuan untuk menyelamatkan masa depan bangsa Indonesia. Menurut Prabowo, isu mengenai makanan ini tidak sekadar berkaitan dengan pencarian popularitas, melainkan merupakan persoalan yang bersifat strategis dan mendasar.
Saat memberikan keterangan dalam Rapat Koordinasi Nasional Legislatif Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang berlangsung di Jakarta pada Kamis, Prabowo menekankan pentingnya kecukupan gizi bagi anak-anak Indonesia. Ia menyoroti bahwa jika anak-anak tidak mendapatkan asupan gizi yang memadai, mereka akan mengalami kesulitan dalam berkompetisi, baik di tingkat nasional maupun internasional. Ketiadaan gizi yang cukup, menurutnya, dapat menghambat kemampuan individu untuk bersaing dalam pendidikan tinggi serta di sektor-sektor pekerjaan yang memerlukan keahlian teknis.
Prabowo memberi contoh, bila anak-anak tidak mendapatkan kebutuhan gizi yang tepat, mereka mungkin tidak akan mampu menjadi petani yang produktif atau menjalankan pekerjaan sederhana seperti buruh pelabuhan. Hal ini disebabkan oleh kondisi fisik mereka yang tidak memadai, sehingga kalah bersaing dengan tenaga kerja dari negara lain.
Oleh karena itu, Prabowo menegaskan bahwa program makan bergizi gratis bukan hanya sekadar kebijakan, tetapi merupakan langkah strategis yang akan diimplementasikan dengan serius. Ia berkomitmen untuk memastikan bahwa anak-anak mendapatkan akses pangan yang sehat dan bergizi.
Sebelumnya, Dadan Hindayana, Kepala Badan Gizi Nasional, menjelaskan bahwa pelaksanaan program makan bergizi gratis membutuhkan anggaran yang signifikan, yaitu mencapai Rp800 miliar per hari. Dadan memperkirakan bahwa program ini akan mencakup sekitar 82,9 juta penerima dan total anggaran yang dibutuhkan mencapai Rp400 triliun jika dijalankan secara penuh.
Dadan mengungkapkan, "Jika program ini sudah berjalan, Badan Gizi Nasional akan membelanjakan Rp1,2 triliun setiap hari untuk investasi dalam sumber daya manusia di masa depan. Sekitar 75 persen dari total anggaran tersebut akan difokuskan untuk intervensi makan bergizi gratis, yang berarti kurang lebih Rp800 miliar per hari." Pernyataan tersebut disampaikan setelah acara BNI Investor Daily Summit 2024 yang berlangsung di Jakarta.
ANTARA
Prabowo Dorong Program Makan Bergizi Gratis untuk Masa Depan Anak
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Kabinda Kalteng Ajak Tokoh Agama Edukasi Masyarakat Bijak Bermedia Sosial
Hari Santri Nasional Momentum Perkuat Komitmen Cetak Generasi Emas
Polda Kalteng Lakukan Penanaman Pohon di Bekas Lokasi Karhutla, Wujudkan Green Policing
Kebakaran di Sungai Andai Banjarmasin, Dua Rumah Terdampak
BPBD Kapuas Sampaikan Duka atas Meninggalnya Warga yang Kerap Bantu Padamkan Karhutla
Seorang Pria Meninggal Dunia Saat Salat Jum'at di Masjid Al Hidayah Banjarmasin
Komentar (0)
Memuat komentar…







