SURABAYA –
**Borneonews - Kediri**, Kota Kediri, yang terletak di Jawa Timur, baru-baru ini meraih penghargaan sebagai "Desa/Kelurahan Bersih dan Lestari" atau lebih dikenal dengan sebutan Berseri dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Penghargaan ini diberikan karena Kota Kediri dianggap berhasil dalam merawat dan melestarikan ekosistem hingga tingkat kelurahan. Imam Muttaqin, selaku Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kebersihan dan Pertamanan (DLHKP) Kota Kediri, menyampaikan bahwa pencapaian ini merupakan hasil dari komitmen berkelanjutan Pemerintah Kota Kediri dalam menjaga dan melestarikan lingkungan hidup. Menurutnya, prestasi ini adalah wujud nyata dari dedikasi pemkot dalam upaya perlindungan ekosistem di kawasan urban tersebut. Sebanyak enam kelurahan di Kediri berhasil mendapatkan penghargaan. Kelurahan Pojok menerima penghargaan dalam Kategori Mandiri, sedangkan Kelurahan Mrican dan Kelurahan Tempurejo meraih penghargaan pada Kategori Madya. Sementara itu, Kelurahan Ngampel, Kelurahan Kemasan, dan Kelurahan Tosaren mendapatkan penghargaan dalam Kategori Pratama. Penghargaan ini tidak datang begitu saja; sebelumnya, enam kelurahan yang diajukan harus melewati serangkaian tahapan penilaian. Proses ini dimulai dengan pengusulan kepada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Jawa Timur. Selanjutnya, pengumpulan dokumen yang berisi presentasi mengenai kelembagaan kelurahan, pemeliharaan lingkungan, penanaman pohon, pengelolaan sampah, serta konservasi energi dan air dari tiap RT pun dilakukan. Imam menjelaskan bahwa untuk kategori Mandiri, diwakili oleh empat RW, dengan masing-masing RW diwakili oleh tiga RT. Kategori Madya diwakili oleh tiga RW, di mana setiap RW diwakili dua RT, sedangkan Kategori Pratama diwakili oleh dua RW yang juga diwakili oleh dua RT. Sebelum mengikuti penilaian, Pemerintah Kota Kediri telah melaksanakan sejumlah tindakan pendukung, termasuk memberikan pendampingan kepada kelurahan terkait pengisian dokumen dan persiapan lokasi. Mereka juga memberikan bantuan berupa biopori dan berbagai jenis tanaman, beserta pembinaan di lapangan terkait pengelolaan lingkungan di masing-masing lokasi. Kepala DLHKP berharap penghargaan ini dapat menjadi motivasi tidak hanya bagi kelurahan yang menerima penghargaan, tetapi juga bagi seluruh kelurahan di Kota Kediri agar lebih aktif dalam pengelolaan lingkungan. Dengan demikian, diharapkan terciptanya lingkungan yang indah, hijau, bersih, sehat, dan diwariskan secara lestari kepada generasi mendatang. Imam menegaskan bahwa pencapaian ini bukanlah tujuan akhir. Ia berkomitmen untuk melakukan pemantauan dan pembinaan secara berkelanjutan, dengan harapan dapat mengikuti ajang penghargaan yang lebih tinggi serta mewujudkan konsep kampung iklim. Penghargaan ini diserahkan dalam acara Peringatan Hari Lingkungan Hidup Se-Dunia Tahun 2024, yang dilaksanakan di Taman Pandan Wilis, Kabupaten Nganjuk. Penyerahan dilakukan langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Jawa Timur kepada perwakilan kelurahan yang berhak atas penghargaan. ANTARA