JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Calon Gubernur DKI Jakarta dengan nomor urut 1, Ridwan Kamil, mengungkapkan rencananya untuk membentuk tim detektif yang bertugas untuk mencari anak-anak yang putus sekolah jika ia terpilih sebagai gubernur. Dalam sebuah deklarasi dukungan yang diselenggarakan oleh relawan BRO-RK di Melawai, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Ridwan Kamil mengemukakan, "Saya tidak ingin lagi mendengar adanya anak-anak yang tidak bersekolah. Oleh karena itu, saya akan membentuk tim detektif untuk melakukan pencarian terhadap anak-anak yang telah putus sekolah di Jakarta. Dari informasi yang saya terima, ada sekitar 1.100 anak yang saat ini masih putus sekolah." Ridwan Kamil juga berkomitmen untuk menggratiskan biaya pendidikan bagi anak-anak di Jakarta, termasuk yang bersekolah di institusi swasta. "Bagi orang tua yang anaknya tidak berhasil masuk ke sekolah negeri, mulai tahun depan, mereka akan mendapatkan anggaran untuk biaya sekolah. Bahkan untuk sekolah swasta, biaya tersebut juga akan ditanggung oleh negara. Masyarakat tidak perlu khawatir, karena mulai tahun depan, sekolah swasta akan gratis," tambahnya. Dikenal akrab dengan sebutan Kang Emil, Ridwan Kamil telah mengutarakan janji untuk memberikan pendidikan gratis bagi siswa yang kurang mampu, baik di sekolah negeri maupun swasta. Rencana ini sejalan dengan program yang telah direncanakan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk tahun 2025 mendatang. Dalam konteks pemilihan umum, Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta telah menetapkan pasangan calon yang akan bertarung dalam Pilkada DKI Jakarta, di mana Ridwan Kamil-Suswono berada pada nomor urut 1, Dharma Pongrekun-Kun Wardana pada nomor urut 2, serta Pramono Anung-Rano Karno yang menempati nomor urut 3. ANTARA