BANJARMASIN –
**Borneonews - Banjarmasin**, Komisi Pemilihan Umum Provinsi Kalimantan Selatan (KPU Kalsel) telah menetapkan rencana untuk menyelenggarakan dua kali debat publik yang akan diikuti oleh pasangan calon (paslon) gubernur dan wakil gubernur dalam rangka Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang berlangsung pada tahun 2024. Ketua KPU Kalsel, Andi Tenri Sompa, mengungkapkan bahwa pelaksanaan debat publik tersebut dijadwalkan pada tanggal 23 Oktober dan 23 November 2024. Setiap debat ini akan melibatkan dua paslon sekaligus, yang terdiri dari pasangan gubernur dan wakil gubernur. Mengacu pada persiapan materi debat, KPU Kalsel akan dibantu oleh 14 orang dari tim perumus yang terdiri dari kalangan akademisi, tokoh masyarakat, dan profesional. Mereka akan bertugas menyiapkan pertanyaan-pertanyaan yang berkaitan dengan tema yang merujuk pada visi, misi, serta program rencana pembangunan jangka panjang baik untuk tingkat provinsi maupun kabupaten atau kota. Tenri menambahkan, debat ini tidak hanya fokus pada aspek pemerintahan, tetapi juga mencerminkan upaya para paslon dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, memajukan daerah, meningkatkan layanan publik, serta menyelesaikan berbagai permasalahan yang ada. Selain itu, pentingnya menyelaraskan pembangunan antara kabupaten atau kota, provinsi, dan tingkat nasional juga menjadi salah satu fokus dalam debat ini. Ia juga menekankan perlunya memperkuat Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) serta semangat kebangsaan dalam konteks diskusi tersebut. Rencana untuk melaksanakan debat terbuka ini telah disepakati oleh para tim pasangan calon, termasuk tema yang akan diangkat serta siapa saja yang akan menjadi panelis dalam acara tersebut. Pilkada Kalsel akan diwarnai dengan kehadiran dua pasangan calon yang bersaing untuk menduduki kursi gubernur dan wakil gubernur. Pasangan tersebut terdiri dari Muhidin-Hasnuryadi yang mendapat nomor urut 1 dan Raudhatul Jannah-Akhmad Rozanie dengan nomor urut 2. ANTARA