SURABAYA –
**Borneonews - Surabaya**, PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) dan Universitas Surabaya (Ubaya) baru-baru ini menjalin kerja sama untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) terjadi di kampus Ubaya pada hari Kamis. Direktur Utama Bank Jatim, Busrul Iman, mengungkapkan bahwa peran Bank Jatim dalam dunia pendidikan tidak hanya terbatas pada penyediaan fasilitas pembayaran yang efisien bagi biaya pendidikan. Bank Jatim juga berkomitmen untuk terlibat dalam berbagai kegiatan strategis guna meningkatkan standar pendidikan. Busrul menjelaskan bahwa kerja sama yang direncanakan dengan Ubaya meliputi sejumlah inisiatif. Ini termasuk pembukaan dan penempatan kantor layanan perbankan, serta pengoperasian kantor untuk mengelola dana yang dimiliki oleh Ubaya. Selain itu, sebagian dana milik Ubaya akan ditempatkan di kantor Bank Jatim, serta penyelenggaraan kegiatan yang sesuai dengan Tri Dharma Perguruan Tinggi dan dukungan untuk program *Merdeka Belajar Kampus Merdeka* (MBKM). Lebih lanjut, Busrul menekankan pentingnya kolaborasi dalam pengembangan sumber daya manusia. Bank Jatim berharap dapat memberikan kesempatan kepada alumni Ubaya untuk mengembangkan karier di lembaga perbankan, asalkan mereka memenuhi syarat yang ditetapkan. Dalam kerangka ini, Bank Jatim juga akan menawarkan pembiayaan kredit untuk Ubaya, baik untuk institusi, tenaga pendidik, maupun tenaga kependidikan, sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Dengan jaringan luas dan fasilitas perbankan yang modern, Bank Jatim berkomitmen untuk memberikan kemudahan kepada mahasiswa dan orang tua dalam mengakses layanan keuangan yang mendukung kegiatan pendidikan. Busrul menegaskan bahwa pendidikan berkualitas merupakan kunci untuk meningkatkan daya saing nasional di era globalisasi. Oleh karena itu, dukungan terhadap inisiatif pendidikan menjadi salah satu fokus utama Bank Jatim, yang bertujuan menciptakan ekosistem pendidikan yang lebih baik. Kolaborasi ini diharapkan dapat memberikan mahasiswa Ubaya pengalaman berharga di dunia perbankan. Bagi Bank Jatim, kerjasama ini merupakan bentuk kontribusi perusahaan dalam meningkatkan kualitas pendidikan tinggi di Jawa Timur dan nasional. Selain itu, sinergi ini diharapkan dapat memperkuat ikatan antara dunia akademis dan industri, sehingga mendorong inovasi dan pengembangan program baru yang bermanfaat bagi pembangunan ekonomi nasional. Busrul berharap, kerjasama antara Bank Jatim dan Ubaya mampu meningkatkan pengelolaan layanan keuangan, dengan menggunakan berbagai layanan perbankan yang tersedia, termasuk *JConnect*. Ini diharapkan akan memanfaatkan sumber daya yang ada demi kemajuan bersama. Dalam kesempatan yang sama, Wakil Rektor II Ubaya Noviaty Kresna Darmasetiawan menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Bank Jatim atas adanya sinergi ini. Dia optimis bahwa kolaborasi yang erat antara institusi pendidikan dan lembaga keuangan akan menciptakan ekosistem yang mendukung pertumbuhan industri yang berkelanjutan dan memiliki daya saing tinggi di Indonesia. ANTARA