BANJARMASIN –
**Borneonews - Tanah Laut**, Penjabat Bupati Tanah Laut, Kalimantan Selatan, Syamsir Rahman, memberikan jaminan bahwa kerukunan antar umat beragama di wilayahnya akan tetap terjaga dengan baik. Pernyataan ini disampaikan saat peresmian Pura Dalem Prajepati yang berlangsung di Desa Tajau Pecah, Kecamatan Batu Ampar, pada hari Kamis. Peresmian tersebut ditandai dengan penandatanganan prasasti pura yang disaksikan oleh berbagai pemangku kepentingan, termasuk jajaran Forkopimda Tanah Laut, Kepala Dinas Pariwisata, Camat Batu Ampar, serta tokoh agama Hindu dan masyarakat setempat. Dalam sambutannya, Syamsir menekankan bahwa keberadaan pura ini mencerminkan komitmen nyata pemerintah daerah dalam menjaga keragaman dan memperkuat persatuan di kalangan umat beragama. "Tanah Laut merupakan rumah bagi beragam suku, budaya, dan agama. Saya merasa bangga bahwa kita dapat hidup berdampingan dengan saling menghormati, menjaga toleransi, serta memperkuat rasa kebersamaan," ujarnya. Lebih lanjut, Syamsir menegaskan bahwa pemerintah daerah selalu mendukung kegiatan keagamaan dan budaya yang bertujuan untuk mempererat tali persaudaraan antara warga. Ia juga menekankan pentingnya pembangunan fasilitas ibadah sebagai bagian dari upaya tersebut. "Semoga dengan diresmikannya Pura Dalem Prajepati, masyarakat Hindu di Desa Tajau Pecah dapat lebih khusyuk dalam menjalankan ibadah. Kami berharap tempat ini akan menjadi pusat kedamaian dan kebersamaan," tuturnya. Dalam pembangunan Pura Dalem Prajepati, pemerintah kabupaten Tanah Laut juga memberikan dukungan dana hibah sebesar Rp300 juta. Peresmian pura ini diiringi dengan kegiatan Melaspas, yang merupakan upacara pembersihan dan penyucian bangunan baru, serta merupakan tradisi yang dilakukan oleh Lembaga Adat Banjar Sukasari di Desa Tajau Pecah. ANTARA