SURABAYA –
**Borneonews - Surabaya**, Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur urut nomor 2, Khofifah Indar Parawansa dan Emil Elestianto Dardak, tengah menyiapkan sebuah program khusus yang ditujukan untuk kesehatan mental. Program ini secara khusus akan menargetkan remaja serta generasi muda guna mencegah terjadinya peningkatan kasus gangguan mental dan bunuh diri yang belakangan ini semakin mengkhawatirkan. Khofifah menjelaskan bahwa kesehatan mental merupakan tanggung jawab bersama masyarakat. Dengan membangun rasa empati dan kepedulian di antara kita, diharapkan dapat meningkatkan kepekaan terhadap kondisi orang lain dan terbuka untuk memberikan dukungan kepada mereka yang mengalami masalah kesehatan mental. "Kesehatan mental adalah tanggung jawab bersama. Dengan meningkatkan empati dan kepedulian, kita lebih peka terhadap orang di sekitar kita dan lebih terbuka untuk memberikan dukungan kepada mereka yang mengalami masalah mental," ungkap Khofifah di Surabaya. Dia juga menyatakan bahwa tantangan kesehatan mental di kalangan anak muda terus meningkat seiring dengan berbagai tekanan sosial, akademik, dan pengaruh *media sosial*. "Banyak anak muda yang merasa terisolasi atau mengalami kecemasan akibat tekanan ini. Penting bagi kita semua untuk menciptakan lingkungan yang mendukung agar mereka merasa aman dalam berbagi dan mencari bantuan," tambahnya. Dr. Makhyan Jibril, Juru Bicara Muda Khofifah-Emil, menekankan bahwa pasangan calon ini adalah yang satu-satunya mencantumkan program kesehatan mental dengan jelas dalam visi misinya. Program yang dinamakan *Mental Wellness and Happiness Center* ini dirancang untuk menjangkau sekolah menengah atas dan komunitas pemuda yang tergolong berisiko tinggi mengalami gangguan mental. "Ini adalah langkah proaktif untuk memastikan anak muda mendapatkan dukungan yang tepat sehingga kita bisa mencegah gangguan mental," jelas dr. Jibril. Dengan pelaksanaan program ini, diharapkan angka bunuh diri di kalangan anak muda dapat ditekan dan kesejahteraan mental mereka dapat terjaga dengan baik. Dalam perspektif yang lebih luas, Konselor Psikologi Klinis, Heraldha Savira, menegaskan bahwa kesehatan mental adalah hak setiap individu. "Kita sering dihadapi oleh tekanan sosial dan emosional yang mempengaruhi kesejahteraan diri. Oleh karena itu, saatnya program kesehatan mental diperluas aksesnya untuk anak muda," lanjut juru bicara Khofifah-Emil ini. Dia mengajak seluruh masyarakat untuk turut serta menciptakan lingkungan yang aman bagi individu untuk mengekspresikan diri dan mencari bantuan saat mereka membutuhkannya. Di sisi lain, Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jawa Timur tahun 2024 akan diikuti oleh tiga pasangan calon, yaitu Nur Hamidah-Lukmanul Khakim dengan nomor urut 1, Khofifah Indar Parawansa-Emil Elestianto Dardak dengan nomor urut 2, serta Tri Rismaharini-Zahrul Azhar Asumta dengan nomor urut 3. Masa kampanye pilkada ini berlangsung mulai dari 25 September hingga 23 November 2024. Sedangkan tahapan pemungutan suara untuk Pilkada 2024 direncanakan pada 27 November, diikuti oleh proses penghitungan suara dan rekapitulasi hasil yang dimulai pada tanggal yang sama hingga 16 Desember 2024. ANTARA