MEDAN –
**Borneonews - Medan**, Pemkot Medan melalui Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskop UKM Perindag) mengungkapkan bahwa aktivitas ekonomi di kawasan Kota Lama Kesawan mengalami peningkatan yang signifikan pasca-revitalisasi. Hal ini disampaikan oleh Kepala Diskop UKM Perindag Kota Medan, Benny Iskandar Nasution, dalam sebuah pernyataan resmi. Menurut Benny, kehadiran pengunjung yang ramai di kawasan tersebut secara otomatis meningkatkan kehidupan ekonomi di Kesawan. Dikatakannya, kawasan ini kini memiliki daya tarik tersendiri bagi masyarakat lokal maupun dari luar kota. Transformasi visual yang terjadi, dengan banyaknya bangunan bersejarah yang telah direnovasi dan disulap menjadi lebih menarik, berdampak positif bagi para pelaku usaha di lokasi tersebut. Data yang dirilis oleh Dinas Koperasi UKM Perindag menunjukkan bahwa terdapat sebanyak 38.343 usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang terdaftar dalam aplikasi *SIMDAKOP UMKM* (Sistem Pendataan Koperasi dan UMKM) Kota Medan. Dari jumlah tersebut, sebanyak 1.825 UMKM terdaftar sebagai binaan dinas terkait. Benny menambahkan bahwa revitalisasi yang selesai tahun lalu telah berhasil menghidupkan aktivitas perekonomian, terutama di sektor kuliner dan kegiatan ekonomi lainnya, sehingga berkontribusi pada peningkatan pendapatan para pelaku usaha. Salah seorang pekerja di Pojok Kesawan Kafe, Ulil, mengungkapkan bahwa usahanya merasakan dampak nyata dari revitalisasi. Setelah dilakukan perbaikan, omzet penjualannya mencapai Rp2 juta hingga Rp3 juta per hari, terutama di akhir pekan. Sebelumnya, omzet yang didapat hanya sekitar Rp500 ribu per hari. Hal senada juga diungkapkan oleh Fadli, pekerja di Warkop Agam, yang menyatakan bahwa pendapatan pelaku usaha di kawasan Kesawan meningkat drastis pasca-revitalisasi. Ia menjelaskan, banyak warga yang berolahraga atau sekadar berkegiatan di area tersebut setiap akhir pekan dan sering mampir ke tempat mereka setelah berolahraga. Agnes, seorang pengunjung Kota Lama Kesawan, juga berbagi pandangannya mengenai perubahan yang terjadi. Ia menyatakan bahwa kawasan ini kini terlihat lebih indah dan menarik, sehingga banyak orang berkunjung. Wartawan lokal dan mancanegara kini tertarik untuk datang karena terdapat banyak tempat foto dan area bersantai. Agnes menambahkan bahwa suasana Kota Lama Kesawan menjadi semakin menawan di malam hari dan menarik lebih banyak pengunjung. Ia juga mencatat maraknya pedagang angkringan yang menawarkan beragam kuliner di sekitar kawasan ini, menciptakan suasana yang semakin hidup dan mengundang. ANTARA