BANGKA BELITUNG –
**Borneonews - Tanjungpandan**, Bawaslu Kabupaten Belitung, yang terletak di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, sedang mengambil langkah proaktif untuk mencegah potensi kampanye terselubung selama acara nonton bareng pertandingan antara tim nasional Indonesia melawan Bahrain. Kegiatan tersebut rencananya akan diadakan oleh tim pemenangan serta relawan dari pasangan calon yang akan bertarung dalam pemilihan kepala daerah mendatang. Ketua Bawaslu Belitung, Rezeki Aris Munazar, menyatakan bahwa mereka telah menerima informasi mengenai rencana sejumlah tim pemenangan dan relawan untuk mengadakan acara tersebut di posko pemenangan masing-masing. Dalam konteks ini, Aris menekankan pentingnya pengawasan agar tidak ada elemen kampanye yang disisipkan dalam kegiatan nonton bareng ini. “Meski penyelenggaraan nonton bareng adalah hal yang dibolehkan, kami menekankan bahwa kegiatan itu tidak boleh dilengkapi dengan unsur-unsur yang berkaitan dengan kampanye pemilihan,” ujarnya. Aris mencontohkan, unsur-unsur kampanye yang dimaksud adalah segala bentuk ajakan untuk memilih calon tertentu atau mencela calon lainnya. Dengan demikian, Bawaslu Belitung telah mengeluarkan surat imbauan yang ditujukan kepada semua pasangan calon dalam Pilkada Belitung 2024. Surat tersebut berisi permintaan agar semua pihak menghindari nuansa kampanye dalam acara nonton bareng mendatang. Aris melanjutkan dengan mengingatkan bahwa tindakan untuk menyelenggarakan nonton bareng seharusnya berfokus pada dukungan terhadap timnas Indonesia, dan bukan pada kesempatan berkampanye. Aris juga menyampaikan larangan terkait pelaksanaan undian berhadiah yang berkaitan dengan pasangan calon selama acara tersebut. "Kami ingin memastikan bahwa selama acara nonton bareng tidak ada yang menjanjikan atau memberikan uang maupun barang sebagai imbalan, baik secara langsung maupun tidak langsung, karena hal itu jelas bertentangan dengan aturan yang berlaku," jelasnya. Selanjutnya, Bawaslu Belitung, bersinergi dengan badan ad hoc, akan melakukan pengawasan ketat terhadap jalannya acara nonton bersama. Aris menjelaskan, instruksi kepada seluruh Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) akan disebarkan untuk memastikan adanya pengawasan yang efektif selama kegiatan tersebut berlangsung. Dengan langkah-langkah ini, diharapkan potensi kampanye terselubung dapat diminimalisir sehingga pemilihan umum dapat berlangsung secara adil dan transparan. ANTARA