JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Seribu tengah berupaya menarik minat wisatawan untuk berkunjung ke kawasan kepulauan yang terletak di utara Jakarta. Salah satu strategi yang diambil adalah dengan menggelar Festival Reggae, sebuah acara yang dijadwalkan berlangsung pada 2 November 2024 di Pantai Sakura, Pulau Untung Jawa. Menurut Kepala Suku Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kepulauan Seribu, Sonti Pangaribuan, festival ini akan menampilkan sejumlah grup penyanyi yang terkenal di genre *reggae*, termasuk Sejedewe, Dhyo Haw, Rafi Gimbal, D’Blow, dan OWL Jam. Pertunjukan ini diharapkan dapat menarik lebih banyak wisatawan datang ke pulau-pulau tersebut. Untuk mempersiapkan acara ini, Asisten Administrasi Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Kepulauan Seribu, Iwan Samosir, menjelaskan bahwa pihaknya telah mengadakan Rapat Koordinasi Festival Reggae. Rapat tersebut dihadiri oleh perwakilan dari berbagai Satuan Kerja Perangkat Dinas (SKPD) serta Unit Kerja Perangkat Dinas (UKPD), termasuk Polres Kepulauan Seribu. Rapat ini bertujuan untuk memastikan bahwa semua pihak terlibat dalam mendukung kelancaran festival yang akan datang. Lurah Pulau Untung Jawa, Sidartawan, juga memberikan dukungannya terhadap acara tersebut dan berharap Festival Reggae dapat membantu menggerakkan ekonomi masyarakat lokal. Ia menekankan pentingnya menjaga ketertiban dan keamanan selama festival berlangsung. "Kami berharap para pengunjung dapat menjaga keamanan dan menciptakan suasana yang tertib di Pulau Untung Jawa," ujarnya. Pemerintah Kabupaten Kepulauan Seribu sebelumnya telah berfokus pada pengembangan sektor pariwisata sebagai salah satu cara untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD). Bupati Kepulauan Seribu, Junaedi, menegaskan bahwa pariwisata akan menjadi salah satu pilar utama dalam mendukung pendapatan daerah. Ia juga mencatat bahwa sebelas destinasi wisata unggulan telah disiapkan, dan mereka sedang mengusulkan regulasi yang diperlukan kepada Provinsi DKI Jakarta untuk memperkuat dukungan terhadap sektor ini. "Pemerintah kabupaten telah melakukan berbagai terobosan serta perubahan yang menunjukkan kemajuan dan ide-ide yang dapat diimplementasikan dalam pengembangan pariwisata,” pungkasnya. Dengan demikian, diharapkan Festival Reggae akan menjadi momentum penting bagi kemajuan pariwisata di Kepulauan Seribu dan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat. ANTARA