**Borneonews - Palembang**, Divisi Keimigrasian Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Provinsi Sumatera Selatan melakukan studi mengenai kemungkinan kerja sama dengan perguruan tinggi yang berada di Yogyakarta, khususnya dalam bidang pelayanan keimigrasian dan pengawasan terhadap mahasiswa asing.
Menurut Kepala Kanwil Kemenkumham Sumsel, Ilham Djaya, kegiatan ini berlangsung dengan tujuan untuk menambah wawasan serta pengalaman dari tim Divisi Keimigrasian. Tim tersebut melaksanakan studi tiru pada pekan kedua bulan Oktober 2024 di Kantor Wilayah Kemenkumham Yogyakarta dan juga di Kantor Imigrasi Kelas I TPI Yogyakarta.
Dalam kegiatan ini, tim dari Sumsel dipimpin oleh Sigit Setiawan selaku Kepala Divisi Keimigrasian. Selama kunjungan, mereka mendapatkan penjelasan mendalam dari Muhammad Akmal, yang menjabat sebagai Kepala Bidang Intelijen dan Penindakan Keimigrasian di Kanwil Kemenkumham Yogyakarta, mengenai bentuk kerja sama yang telah dijalin dengan Universitas Gadjah Mada (UGM).
Kerja sama dengan UGM terfokus pada pengawasan dan pelayanan bagi mahasiswa internasional. Salah satu inisiatif penting adalah pembentukan Unit Kerja Imigrasi di dalam lingkungan kampus UGM untuk memfasilitasi urusan keimigrasian mahasiswa asing.
Tim dari Kemenkumham Sumsel juga melakukan peninjauan terhadap berbagai inovasi pelayanan yang telah diterapkan oleh Kantor Imigrasi Yogyakarta. Di antara inovasi tersebut terdapat aplikasi *Sepakat Karyo*, yang digunakan untuk pengaduan mengenai paspor elektronik. Selain itu, ada aplikasi *Simas Karyo* yang berfungsi untuk memonitor mahasiswa asing, serta *Takon Karyo* yang mempermudah proses permohonan paspor.
Selama kunjungan ini, tim juga berkesempatan untuk melihat langsung operasional Unit Kerja Imigrasi di UGM, yang berperan sebagai pusat pelayanan bagi mahasiswa internasional. Hingga Oktober 2024, tercatat lebih dari 1.100 izin tinggal telah diterbitkan dan sekitar 5.700 paspor tengah diproses melalui Unit Kerja Imigrasi tersebut.
Studi tiru ini diharapkan dapat memberikan inspirasi kepada petugas imigrasi di Sumsel untuk meningkatkan pelayanan berbasis teknologi, serta memperkuat kolaborasi dengan berbagai institusi lokal.
Ilham Djaya mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan langkah strategis bagi Imigrasi Sumsel untuk terus melakukan inovasi dalam memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat. Selain itu, diharapkan pula dapat memperkuat sinergi antar wilayah dalam menjalankan tugas keimigrasian dengan standar yang optimal, serta meningkatkan pengawasan terhadap mahasiswa asing yang sedang menempuh studi di Indonesia.
ANTARA
Kemenkumham Sumsel Jalin Kerja Sama dengan Kampus Yogyakarta
Bagikan:

PALEMBANG –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Aston Martin Gunakan Livery Spesial di GP Amerika Serikat
BRI Siapkan Buyback Saham Rp1 Triliun di Tengah Gejolak Pasar Modal
Bank Mandiri Beri Nilai Tambah ke Pemegang Saham Lewat Dividen-Buyback
Klinik Bersalin di Palangka Raya Bisa Terbitkan KIA hingga Perubahan KK untuk Anak Baru Lahir
Maidi Divonis 5 Tahun dalam Perkara Pemerasan Berkedok CSR
Harga Cabai Rawit Merah Rp90 Ribu per Kg, Pemkab Kobar Siapkan Bantuan Bibit
Komentar (0)
Memuat komentar…







