JAKARTA –
**Borneonews - Solo**, Atlet Papua, Ahmad Ridwan, mengungkapkan harapannya untuk mempertahankan konsistensi setelah meraih medali emas di nomor *10m pistol angin SH-1* (P-1 perorangan putra) pada Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) XVII yang berlangsung di Harris Hotel, Solo, Jawa Tengah, pada hari Kamis. Dalam pernyataannya, Ahmad Ridwan menyampaikan pentingnya tidak merasa puas dengan pencapaian yang diraih. Ia menekankan bahwa sebagai atlet, diperlukan kerja keras yang berkelanjutan. "Bismillah, semoga saya dapat menjaga konsistensi ini. Sebagai atlet, kita tidak boleh merasa puas; kita harus selalu berusaha lebih keras. Seperti pepatah yang berkata, meskipun sudah basah separuh, tetap harus dibasahi seluruhnya," tuturnya kepada wartawan. Keberhasilan Ahmad meraih medali emas dicapai dengan mencatatkan total 221,5 poin setelah sembilan kali percobaan di babak final. Catatan ini melampaui rekan senasibnya, Reiner William John, yang mendapatkan medali perak dengan total 218,0 poin dari sembilan kali percobaan. Sementara itu, posisi ketiga diisi oleh Rama Adhi Permana dari Kalimantan Selatan, yang mengumpulkan 199,3 poin setelah delapan kali percobaan. Momen bersejarah ini mengantarkan Ahmad Ridwan merasakan perasaan yang campur aduk. Ia mengungkapkan bahwa ajang Peparnas 2024 adalah sebuah kesempatan yang diharapkan oleh banyak atlet untuk mengekspresikan diri. "Rasa yang saya alami sungguh campur aduk; ada rasa sedih, bahagia, bangga, dan terharu. Ini adalah sebuah event besar yang dinantikan oleh para atlet, dimana mereka dapat menunjukkan jati diri. Ini membuktikan bahwa meskipun ada kekurangan, kita tetap memiliki kelebihan yang mungkin tidak dimiliki orang lain," jelasnya. Sebagai informasi tambahan, Ahmad Ridwan sebelumnya memulai debutnya di ajang Peparnas Papua 2020, di mana dia berhasil meraih medali perak pada nomor ganda kelas elite. ANTARA