**Borneonews - Natuna**, Pemerintah Kabupaten Natuna yang terletak di Kepulauan Riau baru-baru ini meluncurkan aplikasi bernama *Srikandi*. Aplikasi ini dirancang sebagai solusi penyimpanan arsip dalam format digital.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Natuna, Erson Gempa Apriandi, mengungkapkan bahwa peluncuran aplikasi ini merupakan langkah konkret untuk menindaklanjuti Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) dengan nomor 679 Tahun 2020. Keputusan tersebut mengatur penggunaan sistem informasi kearsipan dinamis terintegrasi yang dikenal dengan nama *Srikandi*.
Erson menjelaskan bahwa sejauh ini, terdapat tiga kabupaten dan kota yang telah aktif menggunakan aplikasi ini, yaitu Batam, Tanjungpinang, dan Bintan. Meskipun Lingga dan Karimun sudah pernah meluncurkan aplikasi ini, keduanya saat ini belum menggunakannya secara aktif.
Menurutnya, Kepulauan Riau merupakan salah satu provinsi yang paling unggul dalam penggunaan aplikasi *Srikandi* di tingkat nasional. Natuna sendiri menjadi kabupaten keenam di provinsi tersebut yang mengimplementasikan aplikasi ini.
Penggunaan aplikasi *Srikandi* diharapkan memberikan dampak positif bagi instansi pemerintah, di antaranya adalah penghematan dalam pemakaian kertas serta anggaran untuk alat tulis kantor (ATK). Lebih lanjut, aplikasi ini dapat menciptakan keseragaman dan keterpaduan dalam pengelolaan arsip secara elektronik, serta mendorong tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, transparan, dan akuntabel.
Erson menambahkan bahwa sejak peluncuran aplikasi ini, semua kementerian dapat menghemat anggaran hingga Rp8 miliar per tahun. Ia juga menyampaikan bahwa perwakilan organisasi perangkat daerah (OPD) serta jajaran di lingkungan Pemkab Natuna telah diberikan pelatihan teknis terkait penggunaan aplikasi tersebut. Dengan demikian, diharapkan aplikasi ini dapat memberikan dampak yang signifikan bagi Pemkab Natuna.
Ia menekankan, selama 25 tahun terakhir, kondisi arsip yang belum teratur menjadi tantangan besar bagi pihaknya. Dengan kehadiran aplikasi *Srikandi*, ia optimis bahwa dalam satu tahun ke depan, seluruh OPD akan mampu melaksanakan pembenahan arsip dengan lebih sistematis dan efisien.
ANTARA
Peluncuran Aplikasi Srikandi, Inovasi Digital untuk Pengelolaan Arsip Natuna
Bagikan:

BATAM –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
573 Personel Dikerahkan Dalam Operasi Patuh Telabang 2026
Hujan Deras Guyur Sejumlah Lokasi di Taman Nasional Tanjung Puting
Sukardi Gau: Bahasa Indonesia Jadi Pemersatu di Tengah Keberagaman, Kalteng Punya 30 Bahasa Daerah
Putin Bantah Tudingan Rusia Provokasi Demonstrasi di Kawasan Eropa
Semarak Bulan Bahasa Digelar Serentak di 30 Balai Bahasa, Kalteng Angkat Seni dan Sastra
Shin Tae-yong Bersimpati Terhadap Pelatih Super League yang Dipecat
Komentar (0)
Memuat komentar…







