JAKARTA –
**Borneonews - Bogor**, Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Mohamad Tonny Harjono baru-baru ini meresmikan Skuadron Pendidikan atau yang dikenal dengan nama Skakdik 506. Skuadron ini dibentuk khusus untuk memberikan pelatihan yang terfokus pada bidang *cyber* dan teknologi pertahanan. Peresmian Skuadron Pendidikan 506 berlangsung di Bogor, Jawa Barat, pada hari Kamis. Dalam acara tersebut, KSAU Tonny menjelaskan bahwa tujuan pembentukan skuadron ini adalah agar seluruh personel TNI AU dapat mengembangkan keterampilan dalam aspek penyerangan dan pertahanan siber. "Berdirinya Skuadron Pendidikan 506 akan berfungsi sebagai platform yang memfasilitasi prajurit TNI Angkatan Udara dalam mendalami ilmu *cyber*, keamanan informasi, serta berbagai aspek teknologi digital yang pada akhirnya akan memperkuat pertahanan negara kita," ungkap Tonny melalui siaran pers resmi. Untuk memastikan bahwa proses pelatihan di Skuadron 506 berjalan dengan efektif dan hasil yang maksimal, Tonny menegaskan perlunya kolaborasi yang luas. Pentingnya keterlibatan berbagai pihak, terutama dalam penyediaan materi ajar yang relevan dan berstandar tinggi, menjadi salah satu fokus utama. Salah satu mitra penting yang diajak bekerja sama dengan TNI AU adalah Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN). BSSN akan berkontribusi dalam penyusunan kurikulum pengajaran yang sesuai dengan kebutuhan pelatihan di bidang *cyber*. Selain dari segi kurikulum, Skuadron Pendidikan 506 juga dilengkapi dengan berbagai fasilitas teknologi modern yang diharapkan dapat mendukung proses pengejaran ilmu bagi siswa yang terlibat. Dengan meningkatnya kemampuan personel dalam bidang siber dan teknologi pertahanan, KSAU Tonny meyakini bahwa TNI AU akan lebih efektif dalam memanfaatkan teknologi *cyber* untuk mempertahankan kedaulatan negara di era digital ini. ANTARA