JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Sekretaris Jenderal Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Mayjen TNI (Purn.) Bachtiar Utomo menekankan pentingnya pengelola Gerakan Pramuka untuk semakin beradaptasi dengan dinamika zaman yang terus berubah. Ia menyampaikan hal ini saat membuka acara Pembinaan dan Pengembangan Kinerja Pengelola Kwartir Tahun 2024 yang digelar di Jakarta. Dalam pengarahannya, Bachtiar menegaskan bahwa pengelola Kwartir Nasional harus dibekali dengan kompetensi yang mumpuni, pengetahuan yang memadai, serta kinerja yang optimal. Ini semua sangat diperlukan untuk menghadapi tantangan-tantangan yang muncul akibat perubahan zaman yang cepat. Menurutnya, perkembangan teknologi dan transformasi sosial yang pesat memerlukan kemampuan adaptasi dan inovasi yang tangkas. Bachtiar juga mengingatkan bahwa salah satu tugas utama Gerakan Pramuka adalah membentuk karakter generasi muda Indonesia. Ia menjelaskan bahwa Gerakan Pramuka tidak hanya berfokus pada kegiatan luar ruang, tetapi juga berperan dalam menanamkan nilai-nilai fundamental, seperti kejujuran, kedisiplinan, tanggung jawab, kepedulian sosial, jiwa patriotisme, serta kecintaan terhadap Tanah Air. Ia menambahkan bahwa program-program ini tidak akan berjalan dengan baik tanpa pengelolaan yang terencana dan sistematis dari Kwartir Nasional. Sebagai garda terdepan dalam organisasi pendidikan kepramukaan, Kwartir Nasional diharapkan dapat berfungsi sebagai pendorong yang efektif dan efisien dalam menerapkan berbagai program kepramukaan. Lebih lanjut, Bachtiar mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama mendidik generasi penerus bangsa agar tumbuh menjadi pemimpin yang berkarakter dan berakhlak mulia. Ia menginginkan generasi muda ini mampu merawat persatuan dan kesatuan bangsa, serta memiliki keunggulan dan budi pekerti yang luhur. Untuk mewujudkan visi tersebut, ia menggarisbawahi perlunya penerapan nilai-nilai budaya organisasi yang penting, termasuk transparansi, akuntabilitas, kepatuhan pada aturan, responsivitas, kolaborasi, serta efisiensi dan efektivitas. Selain itu, prinsip-prinsip organisasi dan etos kerja yang tinggi juga menjadi kunci utama dalam menjalankan setiap program. Bachtiar berharap bahwa kegiatan pembinaan dan pengembangan kinerja Kwartir Nasional ini dapat berfungsi sebagai platform untuk memperkuat kemampuan dan kolaborasi antara pimpinan Kwarnas, staf, serta seluruh unit usaha yang ada di lingkungan Kwarnas. ANTARA