BANTEN –
**Borneonews - Lebak**, Pemerintah Kabupaten Lebak yang terletak di Banten, baru-baru ini mengumumkan bantuan untuk 199 lembaga keagamaan melalui dana hibah sebesar Rp3,5 miliar. Program ini bertujuan untuk meningkatkan ketakwaan kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala (SWT), menumbuhkan jiwa patriotisme, serta memperkuat pendidikan agama Islam di wilayah tersebut. Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat dari Sekretariat Pemkab Lebak, Iyan Fitrayana, menjelaskan bahwa bantuan yang disalurkan mencakup berbagai sarana keagamaan, antara lain masjid, mushala, majelis taklim, pondok pesantren, dan madrasah diniyah. Dalam keterangan yang disampaikan pada hari Jumat, Iyan menyatakan bahwa saat ini proses pencairan dana hibah tersebut sedang dalam tahap kelengkapan berkas yang diperlukan melalui Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Lebak. Lebih lanjut, Iyan mengharapkan bahwa pencairan dana hibah tersebut dapat dilaksanakan dalam waktu dekat. "Semua penerima bantuan akan menerima alokasi dana ini melalui rekening masing-masing," tambahnya. Ia juga menjelaskan bahwa jumlah bantuan yang diterima oleh setiap lembaga keagamaan bervariasi, mulai dari Rp10 juta hingga lebih dari Rp50 juta. Bantuan tersebut bersifat stimulan, bertujuan untuk mendukung perbaikan sarana organisasi keagamaan yang ada, dengan harapan dapat meningkatkan partisipasi masyarakat setempat. Tak hanya untuk meningkatkan keimanan, bantuan ini diharapkan dapat mendorong semangat nasionalisme. Hal ini dapat tercapai melalui penyampaian pesan oleh para ulama dan khatib mimbar, serta pendidikan agama Islam yang lebih intensif. "Kami berharap dana hibah ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk pengembangan masjid, mushala, majelis taklim, pondok pesantren, dan madrasah diniyah," ucap Iyan. Dengan demikian, dukungan ini diharapkan membawa dampak positif dalam kehidupan masyarakat dan penguatan nilai-nilai keagamaan di Kabupaten Lebak. ANTARA