JAKARTA –
**Borneonews - Benoa, Bali**, PT Pelabuhan Indonesia (Persero), yang lebih dikenal dengan sebutan Pelindo, telah memberikan dukungan kepada 20 usaha mikro dan kecil (UMK) binaannya untuk berpartisipasi dalam pameran yang dikenal sebagai *Cruise Market Day*. Acara ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan *Sail to Indonesia 2024* dan berlangsung di Bali Maritime Tourism Hub (BMTH), khususnya di Area Pengembangan 1, Benoa. Direktur Sumber Daya Manusia dan Umum Pelindo, Ihsanuddin Usman, mengungkapkan bahwa kegiatan ini adalah langkah penting untuk memperkenalkan BMTH sebagai pusat pariwisata maritim di Indonesia. Dalam keterangan resmi yang diterima, ia mengatakan, "Kami terus berupaya menjadikan Benoa sebagai *the real maritime hub*. Langkah ini sangat penting untuk mendorong kemajuan Indonesia. Kami berharap pameran ini akan membuka lebih banyak peluang bagi UMK binaan Pelindo untuk memperluas cakupan pasar, baik di tingkat nasional maupun internasional." Partisipasi dari UMK dalam event ini juga merupakan salah satu wujud dari program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) yang dijalankan oleh Pelindo. Program ini berfokus pada pemberdayaan UMK melalui berbagai kesempatan seperti pameran dan promosi, untuk mendorong pertumbuhan ekonomi lokal serta memberikan akses pasar yang lebih luas bagi produk mereka. Acara ini memberikan kesempatan bagi UMK untuk memperkenalkan produk mereka secara langsung di pasar internasional. Adi Surya, salah satu perwakilan UMK dari Tenunalus Indonesia, mengungkapkan rasa optimisnya terhadap acara tersebut. "Kami percaya bahwa kegiatan semacam ini akan membantu memperkenalkan produk lokal seperti tenun dan kerajinan khas ke pasar internasional," katanya. Senada dengan itu, Sinta Kristine dari Yao Eco Craft juga menyampaikan harapannya untuk lebih banyak diadakan acara serupa di masa yang akan datang. "Event seperti ini sangat mendukung kemajuan UMK. Semoga akan ada lebih banyak acara seperti ini agar UMK bisa bersaing di pasar global," ungkapnya. *Cruise Market Day* yang diselenggarakan selama tiga hari ini menampilkan berbagai produk unggulan, mulai dari tenun khas Bali, kerajinan tangan, fesyen, perhiasan, sambal Bali, kopi, hingga produk daur ulang. Acara ini tidak hanya menarik perhatian wisatawan lokal, tetapi juga para *yachter* asing yang hadir dalam rangka *Sail to Benoa*, serta penumpang dari berbagai kapal pesiar. Antusiasme masyarakat Bali juga terlihat jelas dalam rangkaian acara Benoa Jazz Festival, yang juga merupakan bagian dari *Sail to Indonesia*. Selain itu, acara tersebut dimeriahkan dengan berbagai kegiatan lain seperti *food and beverages festival*, penampilan grup lokal, serta Benoa Jazz Festival, yang menambah kehangatan suasana serta menarik lebih banyak pengunjung untuk menikmati beragam pilihan yang ditawarkan. ANTARA