**Borneonews - Kupang**, PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Timur berhasil membawa perubahan signifikan dengan menerangi dua desa dan tujuh dusun di tiga kabupaten yang terletak di Pulau Flores. Hal ini terlaksana berkat perluasan jaringan listrik yang telah dilakukan di wilayah tersebut.
General Manager PLN UIW NTT, Ajrun Karim, menyampaikan di Kupang bahwa keberhasilan ini memberikan manfaat besar bagi masyarakat setempat. "Melalui perluasan jaringan listrik ini, warga kini dapat merasakan penerangan yang memadai serta berbagai kemudahan lain dalam kehidupan sehari-hari," ungkapnya.
Desa-desa yang terhubung ke jaringan listrik baru ini mencakup Desa Rego di Kabupaten Manggarai Barat dan Desa Teno Mese di Kabupaten Manggarai Timur. Selain itu, ada tujuh dusun lain yang juga mendapatkan akses listrik, yakni Dusun Pureng, Dusun Cako, Dusun Mano, Dusun Lando, dan Dusun Mbong di Kabupaten Manggarai Timur, serta Dusun Neko Padu dan Dusun Kejek.
Ajrun Karim menegaskan bahwa dengan adanya jaringan listrik baru, Pulau Flores kini semakin cerah. Ia berkomitmen untuk memperluas layanan listrik hingga menjangkau setiap sudut desa di Flores dan daerah lainnya. Langkah ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat, tetapi juga untuk mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah tersebut.
Pembangunan jaringan listrik mencakup berbagai aspek seperti pemasangan tiang listrik, kabel, serta gardu distribusi. Manager UP2K Flores, Albertus Koko Hendriyanto, menambahkan bahwa proyek ini merupakan bagian dari program pemerintah yang bertujuan untuk meningkatkan akses listrik ke desa-desa yang sebelumnya belum terlayani oleh jaringan PLN.
"Dengan kehadiran listrik, kita tidak hanya memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, tetapi juga menciptakan peluang untuk meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan. Mari kita manfaatkan listrik ini dengan bijaksana," ajaknya.
Lebih jauh, Albertus Koko menyatakan bahwa dengan adanya akses listrik, desa-desa terpencil di Flores kini tidak hanya lebih terang, tetapi juga lebih hidup. Anak-anak dapat belajar dengan nyaman di malam hari, dan aktivitas sehari-hari dapat diselesaikan dengan lebih efisien.
"Listrik merupakan harapan baru bagi masyarakat yang sebelumnya hidup dalam keadaan gelap, membuka peluang menuju masa depan yang lebih baik," tuturnya.
ANTARA
PLN Terangi Desa dan Dusun di Flores, Masyarakat Berharap Cerah
Bagikan:

KUPANG –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Kepala DLH Palangka Raya Tinjau Langsung Pengelolaan Sampah di Dua Kecamatan
Polri Pantau Kawasan Konservasi Perkuat Perlindungan Orang Utan
Bupati Kobar Bermalam di TNTP Pantau Pemadaman Karhutla dan Kebutuhan Relawan
Dana Rp240 Miliar Disalurkan untuk Tangani Karhutla di Kalbar
Indeks Kualitas Udara Palangka Raya Capai 1.506, Masuk Kategori Berbahaya
Penyelundupan 65 Cartridge Diduga Etomidate di Rutan Salemba Digagalkan
Komentar (0)
Memuat komentar…







