**Borneonews - Palu**, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) menjalin kerja sama dengan Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos RI) untuk meningkatkan kompetensi para penyuluh sosial, yang merupakan langkah strategis untuk mengatasi berbagai masalah sosial di masyarakat.
Sekretaris Jenderal Kemensos RI, Robben Rico, dalam sebuah acara pelatihan di Palu, menyampaikan bahwa pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) merupakan tanggung jawab bersama yang melibatkan pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta lembaga pelatihan. Ia menekankan pentingnya kolaborasi dalam penyelenggaraan pelatihan yang bertujuan untuk meningkatkan kompetensi jabatan fungsional penyuluh sosial, khususnya pada level ahli muda.
Lebih lanjut, Robben Rico menjelaskan bahwa Kemensos RI memiliki mandat yang diatur dalam Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Nomor 1 Tahun 2024 mengenai Jabatan Fungsional di Bidang Penyelenggaraan Kesejahteraan Sosial. Dalam peraturan ini, terdapat 19 tugas yang menjadi tanggung jawab Kemensos, yang menunjukkan peran vital institusi tersebut dalam menjamin kesejahteraan masyarakat.
Robben juga berharap semua pihak yang terlibat dapat berkomitmen untuk menciptakan SDM Kemensos yang cakap dan profesional. Terutama, ia menekankan pentingnya kinerja penyuluh sosial yang harus ditingkatkan untuk mengatasi isu-isu sosial yang ada di Indonesia. Ia mendorong seluruh peserta pelatihan untuk mengikuti dengan penuh kesungguhan agar manfaat dari pelatihan dapat dirasakan secara optimal.
Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sulawesi Tengah, Fahrudin D. Yambas, menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk dukungan dan komitmen Kemensos RI untuk meningkatkan kompetensi SDM di sektor sosial. Hal ini atas dasar upaya mencapai kesejahteraan sosial yang merata dan berkelanjutan.
Fahrudin menyatakan bahwa pelatihan ini merupakan tindakan cepat yang diinstruksikan oleh gubernur untuk memastikan agar para Aparatur Sipil Negara (ASN) yang telah disetarakan dapat beralih dari peran administratif menuju pekerjaan yang lebih fungsional. Ia pun mengharapkan pelatihan ini bisa berdampak positif bagi peningkatan profesionalitas ASN serta penerapan sistem merit dalam kinerja mereka.
ANTARA
Pemprov Sulteng dan Kemensos Tingkatkan Kompetensi Penyuluh Sosial
Bagikan:

PALU –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Sembilan Hari Risnayati Hilang, Pencarian Terkendala Kabut Asap Karhutla
Indonesia Lampaui Target Emas Asian Para Games 2026
Rian/Daniel ke Final Kudus Indonesia Masters Usai Menang Tiga Gim
Kemnaker Umumkan Syarat dan Cara Daftar Pelatihan Vokasi Korban PHK
MILLS Luncurkan Koleksi Musim Panas 2027 Bertajuk Next Inheritance
Pangkoops: Dua Anggota KKB Tewas Saat Kontak Tembak di Nduga
Komentar (0)
Memuat komentar…







