**Borneonews - Batang**, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batang di Jawa Tengah kini tengah mengedepankan penataan kawasan permukiman sebagai langkah strategis untuk mencegah terjadinya banjir. Upaya ini mencakup perbaikan sistem *drainase* guna mengurangi risiko genangan air, terutama saat musim hujan.
Penjabat (Pj) Bupati Batang, Lani Dwi Rejeki, menyampaikan komitmen pemerintah untuk menata kawasan permukiman agar tercipta lingkungan yang lebih aman, sehat, nyaman, dan teratur. Ia menegaskan bahwa penataan ini bukan sekadar untuk estetika semata, melainkan juga untuk memberikan kenyamanan kepada masyarakat dalam menghadapi ancaman banjir yang rutin terjadi setiap tahunnya.
Salah satu area yang menjadi fokus penataan adalah sepanjang Jalan Yos Sudarso dan Jalan RE Martadinata. Peningkatan akan dilakukan pada trotoar di kawasan tersebut agar lebih rapi dan menarik. Lani menegaskan bahwa trotoar harus difungsikan dengan baik dan tidak dipergunakan untuk kegiatan berdagang oleh para pedagang kaki lima.
Revitalisasi sistem *drainase* menjadi kunci dalam mengontrol potensi banjir, terutama di lokasi-lokasi padat penduduk di Kota Batang. Rencana tindakan mencakup perbaikan *drainase* di wilayah Proyonganggan Selatan, Klidang Lor, serta beberapa sungai yang ada di daerah tersebut, termasuk Sungai Gabus, Sungai Sambong, dan Sungai Kali Mati di Jalan Dr. Sutomo.
Selain itu, pemerintah setempat juga sedang menyelesaikan studi kelayakan mengenai *drainase* di beberapa titik, seperti Gendingan dan embung Kalipucang Wetan. Proses inventarisasi *drainase*, khususnya di Kecamatan Batang, telah dilaksanakan dalam rangka mengatasi permasalahan banjir yang sering muncul setiap tahunnya.
Pada tahun 2023, Pemkab Batang telah mempersiapkan rencana induk sistem *drainase*, dan pada tahun 2024, beberapa langkah konkret telah direncanakan. Lani menambahkan bahwa penanganan jaringan *drainase* Gendingan, mulai dari hulu hingga hilir, meliputi normalisasi saluran dan pembangunan pasangan batu di kedua sisi saluran untuk meningkatkan daya tampung air.
ANTARA
Penataan Kawasan Permukiman di Batang untuk Cegah Banjir
Bagikan:

SEMARANG –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Arema FC Libas Dewa United 4 Gol Tanpa Balas
Veda Ega Alihkan Fokus ke GP Malaysia Usai GP Australia Batal
Shin Tae-yong Tekankan Pembinaan Usia Dini untuk Majukan Sepak Bola
Madura United Bidik 3 Poin saat Hadapi Persebaya
Tentara Yaman Lumpuhkan Lebih dari 300 Petempur Houthi
Veda Pratama Hormati Keputusan Pembatalan Moto3 Australia
Komentar (0)
Memuat komentar…







